MENU
Vlogger Kuliner Tewas Usai Santap ‘Kepiting Setan’ Dalam Konten Viral
WA FB
News

Vlogger Kuliner Tewas Usai Santap ‘Kepiting Setan’ Dalam Konten Viral

R Editor : Redaksi Sinata | 15 Feb 2026 | 20:51 WIB
Vlogger Kuliner Tewas Usai Santap ‘Kepiting Setan’ Dalam Konten Viral
Seorang vlogger kuliner di Palawan tewas usai menyantap kepiting setan beracun dalam video. Otoritas beri peringatan keras soal bahaya makanan ekstrem demi viralitas. (Ist)

Palawan, Sinata.id — Sebuah peristiwa memilukan mengguncang dunia hiburan digital dan kuliner setelah seorang food vlogger Filipina, Emma Amit (51), dinyatakan meninggal dunia beberapa hari lalu setelah mengonsumsi kepiting beracun yang dikenal sebagai devil crab atau 'kepiting setan' dalam sebuah video konten yang dia rekam di lokasi hutan bakau dekat rumahnya di Puerto Princesa, Provinsi Palawan.

Kematian Emma, yang sudah mengunggah klip video santap hasil lautnya pada 4 Februari 2026, terjadi dua hari kemudian setelah dia mulai menunjukkan gejala keracunan yang parah. Dikutip Minggu (15/2/2026), devil crab atau Zosimus aeneus, yang dicari dan dimasak bersama kerang dan siput laut dalam rekaman tersebut, ternyata membawa racun neurotoksin mematikan yang tetap aktif meskipun sudah dimasak.

Rekaman itu menjadi konten viral di media sosial, menunjukkan Amit bersama beberapa rekannya memanen dan memasak hasil laut di hutan bakau sebelum menyantapnya di depan kamera. Tidak lama setelah video diposting, sang vlogger dilaporkan mengalami kejang, kehilangan kesadaran, dan dilarikan ke fasilitas kesehatan setempat. Namun upaya penyelamatan nyawanya tidak berhasil, dan ia meninggal pada 6 Februari 2026.

Peristiwa ini dikonfirmasi oleh pejabat setempat, termasuk Laddy Gemang, kepala dusun setempat, yang menemukan sejumlah cangkang devil crab di rumah Amit saat melakukan investigasi setelah kabar kematiannya menyebar. Gemang juga mengungkap bahwa devil crab adalah spesies yang dilarang dikonsumsi karena racunnya yang sangat kuat, dan meskipun sudah dikenali oleh masyarakat lokal, banyak warga masih awam akan bahayanya.

Pakar kesehatan dan otoritas lokal kini mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat dan para pembuat konten mengenai risiko mengonsumsi bahan makanan liar yang belum teruji keamanannya, terutama untuk tujuan sensasi atau popularitas. Kulit dan daging devil crab mengandung toksin yang sama kuatnya dengan racun ikan buntal, yang dapat menyerang sistem saraf serta menyebabkan kelumpuhan dan kematian dalam waktu singkat.

Reaksi warganet pun beragam, sebagian menyampaikan duka dan simpati terhadap keluarga Emma, sementara yang lain mengingatkan para kreator konten di seluruh dunia untuk lebih berhati-hati dan memprioritaskan keselamatan di atas jumlah tontonan atau viralitas. [a46]

Tag :
ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.