MENU
Wabup Dairi Bacakan Amanat Kepala BPIP pada Upacara Hari Lahir Pancasi...
WA FB
Regional

Wabup Dairi Bacakan Amanat Kepala BPIP pada Upacara Hari Lahir Pancasila

G Editor : Gunawan Purba | 01 Jun 2026 | 13:24 WIB
Wabup Dairi Bacakan Amanat Kepala BPIP pada Upacara Hari Lahir Pancasila
Upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila di Dairi

Dairi, Sinata.id - Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Dairi, Senin (1/6/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, aparatur sipil negara (ASN), personel TNI-Polri, serta pelajar mulai tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global dan dinamika zaman.

Dalam amanat yang dibacakannya, Yudian Wahyudi menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Indonesia, dengan ribuan pulau serta ratusan suku dan budaya, merupakan kekuatan yang mampu memperkokoh persatuan nasional.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman perpecahan, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” demikian kutipan amanat Kepala BPIP.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat komitmen kebangsaan serta menjaga nilai-nilai religiusitas, kemanusiaan, dan persatuan yang terkandung dalam Pancasila.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa,” ujarnya. (SN21)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.