“Kami sangat bersyukur, karena semua berjalan dengan baik. Harapan kami, semoga Wanda dan Asri terus membawa semangat persatuan ini dalam rumah tangga mereka,” ungkap Ferry SP Sinamo, ayah dari mempelai pria, dengan mata berkaca-kaca penuh haru.
“Ini pengalaman berharga bagi kami. Kami ingin budaya kami tetap hidup dan menjadi berkat, terutama dalam momen penting seperti ini,” tambah Jardiaman Saragih Sigaringging, ayah dari mempelai wanita.
Pernikahan Wanda dan Asri menjadi lebih dari sekadar perayaan keluarga—ia menjelma menjadi pernyataan kuat bahwa perbedaan dapat menyatu dalam cinta, dan budaya adalah jembatan menuju saling pengertian.
Menurut pantauan Sinata.id, pesta berlangsung tertib, aman, dan penuh kekayaan budaya. Wanda dan Asri telah meninggalkan jejak mendalam bahwa dua budaya benar-benar dapat menjadi satu hati. (*)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.