MENU
Warga Protes Jalan Bosar Maligas–Ujung Padang Rusak Parah, Diduga Akib...
WA FB
Berita

Warga Protes Jalan Bosar Maligas–Ujung Padang Rusak Parah, Diduga Akibat Truk Sarat Muatan

T Editor : Tumpal Pandapotan | 30 Oct 2025 | 17:51 WIB
Warga Protes Jalan Bosar Maligas–Ujung Padang Rusak Parah, Diduga Akibat Truk Sarat Muatan
Truk tronton yang melintas di Kecamatan Bosar Maligas. (foto: sinata/sawal)

Simalungun, Sinata.id – Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Bosar Maligas menuju Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun rusak parah. Warga menuding, penyebabnya adalah truk tronton yang sarat muatan.

Amri Saragih salah seorang warga mengatakan, kondisi jalan sudah mulai rusak di beberapa titik, padahal pemerintah sudah melakukan perbaikan. Seperti ruas jalan di Nagori Pengkolan, Kecamatan Bosar Maligas.

"Di jalan tanjakan Pengkolan itu, sudah mulai rusak. Truk tronton terus lewat, mulai dari angkut buah sawit, kawul, cangkang sawit, CPO (Crude Palm Oil/minyak kelapa sawit mentah), karena di dalam ini ada PKS (Pabrik Kelapa Sawit). Itu lah yang buat jalan ini cepat rusak," katanya, Kamis (30/10/2025).

Senada diucapkan Adinata, warga lainnya yang ditemui di Kelurahan Bosar Maligas. Ia mengatakan jalan di depan Koramil Bosar Maligas juga mengalami kerusakan cukup parah.

"Kalau dibiarkan terus, jalan ini cepat rusak. Kami berharap Dishub Simalungun mengambil tindakan. Kami juga gak mau jalan kami cepat rusak," katanya.

Dihubungi terpisah, Plt Kadishub Simalungun, Mudahalam Purba mengatakan bahwa pihaknya akan memastikan terlebih dahulu status jalan tersebut. Tetapi, untuk jalan kabupaten biasanya kelasnya III C.

"Kalau jalan kabupaten itu maksimal 8 ton. Tapi kalau sampai puluhan ton, itu kelasnya jalan nasional. Kita pastikan dulu status jalannya, kalau memang masuk jalan Kabupaten Simalungun, kita akan tindaklanjuti laporan ini," ucap pria yang mengaku saat ini sedang berada di Jakarta. (SN11)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.