Jakarta, Sinata.id - Gelombang mudik Lebaran 2026 mulai berubah arah. Bukan lagi sekadar puncak arus menjelang hari H, tapi menyebar lebih awal, dan kereta cepat Whoosh menjadi salah satu yang paling diuntungkan.
Lonjakan penjualan tiket menembus ratusan ribu, didorong tren kerja fleksibel hingga libur panjang yang memecah kepadatan perjalanan.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat, penjualan tiket Whoosh untuk periode angkutan Lebaran 13–30 Maret 2026 telah mencapai sekitar 133 ribu tiket hingga pertengahan Maret.
Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan bahkan sebelum puncak arus mudik benar-benar terjadi.
Puncak sementara tercatat pada 18 Maret, dengan sekitar 19 ribu penumpang dalam satu hari, sementara pada 19 Maret hingga siang hari sudah menembus 16 ribu penumpang dan masih terus bertambah.
Lonjakan ini mengindikasikan perubahan pola mudik, lebih tersebar, lebih fleksibel, dan tidak lagi terpusat pada hari-hari terakhir menjelang Lebaran.
KCIC mengungkapkan, salah satu pendorong utama lonjakan ini adalah kebijakan work from anywhere (WFA) yang mulai berlaku sejak pertengahan Maret, ditambah libur sekolah dan cuti bersama.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyebut perubahan ini sebagai sinyal baru perilaku masyarakat.
“Peningkatan ini menunjukkan masyarakat kini lebih leluasa merencanakan perjalanan Lebaran dan tidak hanya terpusat pada hari-hari mendekati Lebaran,” ujarnya, dikutip Kamis (19/3/2026).
Artinya, mudik kini tidak lagi identik dengan “last minute rush”, melainkan mulai bergeser menjadi perjalanan yang direncanakan lebih matang.
Selain faktor kebijakan, kepadatan lalu lintas di jalan tol juga menjadi alasan kuat masyarakat beralih ke Whoosh.
Dengan waktu tempuh yang singkat dan jadwal yang relatif pasti, kereta cepat ini menjadi pilihan bagi pemudik yang ingin menghindari risiko macet panjang.
Di tengah situasi itu, KCIC bahkan memproyeksikan penjualan tiket harian bisa menyentuh 20 ribu penumpang saat mendekati Lebaran.
Di balik lonjakan ini, KCIC mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pembelian tiket.
Penjualan diperkirakan akan terus meningkat hingga puncak arus mudik, terutama untuk tanggal-tanggal favorit yang biasanya cepat terjual habis.
“Penjualan masih akan terus bergerak, kami mengimbau masyarakat segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan tiket,” kata Eva. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.