Dari Teheran, nada pernyataan semakin keras. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan negaranya siap menghadapi perang jangka panjang.
“Trump menjerumuskan kawasan ini ke dalam kekacauan dengan ‘fantasi-fantasinya yang delusi’ dan sekarang takut akan lebih banyak korban jiwa di pihak pasukan Amerika,” tulis Larijani di media sosial.
Ia bahkan menyindir slogan kampanye Presiden AS Donald Trump. “Dengan tindakannya yang delusi, ia mengubah slogan ‘America First’ yang dia ciptakan sendiri menjadi ‘Israel First’ dan mengorbankan tentara Amerika demi ambisi Israel yang haus kekuasaan.”
Larijani menutup pernyataannya dengan pesan tegas, “Iran, tidak seperti Amerika Serikat, telah mempersiapkan diri untuk perang yang panjang.”
Sementara itu, Gedung Putih belum memberi sinyal de-eskalasi. Operasi militer terhadap Iran terus berjalan, dan kawasan Timur Tengah kini berada dalam fase paling genting dalam beberapa tahun terakhir. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.