MENU
Zelensky di Ambang Damai: \"90 Persen Selesai, Tapi Kami Tak Akan Meny...
WA FB
Berita

Zelensky di Ambang Damai: \"90 Persen Selesai, Tapi Kami Tak Akan Menyerah\"

R Editor : Redaksi Sinata | 02 Jan 2026 | 00:41 WIB
Zelensky di Ambang Damai: \"90 Persen Selesai, Tapi Kami Tak Akan Menyerah\"
691168eaea285

Jakarta, Sinata.id - ​Di tengah denting pergantian tahun menuju 2026, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membawa kabar krusial bagi dunia.

Melalui pesan video emosional yang diunggah di kanal Telegram pada Rabu (31/12/2025) malam, Zelensky mengungkapkan bahwa Ukraina kini hanya berjarak 10 persen lagi menuju kesepakatan akhir untuk mengakhiri perang dengan Rusia.

​Meski garis finis perdamaian sudah terlihat, Zelensky menegaskan bahwa sisa langkah yang ada adalah bagian tersulit sekaligus paling menentukan.

​Bukan Sekadar Angka ​Zelensky menjelaskan bahwa draf perjanjian damai saat ini telah rampung sekitar 90 persen. Namun, ia enggan meremehkan sisa hambatan yang ada.

​"Sepuluh persen masih tersisa. Dan itu jauh lebih bermakna daripada sekadar angka. Itulah porsi yang akan menentukan nasib perdamaian, masa depan Ukraina, dan wajah Eropa," katanya.

​Menolak "Damai Semu" ​Memasuki tahun keempat konflik yang melelahkan, Zelensky mengakui rakyatnya telah mencapai titik lelah yang luar biasa. Meski demikian, ia menutup pintu rapat-rapat bagi kesepakatan yang dianggap "lemah" atau hanya sekadar menunda pertumpahan darah di masa depan.

​Ada beberapa poin utama yang ia tekankan dalam pidatonya:

​Keinginan untuk Berhenti: Ukraina sangat ingin perang berakhir, namun bukan dengan cara mengorbankan kedaulatan negara. ​Kualitas Kesepakatan: Menandatangani draf yang rapuh dianggapnya hanya akan menjadi pemicu perang baru di kemudian hari. ​Komitmen Kuat: Zelensky memastikan hanya akan membubuhkan tanda tangannya pada dokumen yang menjamin keamanan jangka panjang.

​"Kami ingin perang ini berakhir, bukan Ukraina yang berakhir," ucapnya dengan nada getir namun penuh keteguhan.

​Fokus Diplomasi 2026 ​Zelensky memastikan bahwa seluruh kekuatan diplomatik Ukraina kini sedang dikerahkan sepenuhnya untuk menuntaskan 10 persen sisa hambatan tersebut.

Fokus utamanya adalah mencapai kesepakatan yang adil dan kuat, tanpa menyerah pada tekanan atau tuntutan pihak lawan yang merugikan. []

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.