MENU
308 Pejabat Pemprov Sumut Dilantik, Gubernur Bobby Ingatkan Hindari Pu...
WA FB
Regional

308 Pejabat Pemprov Sumut Dilantik, Gubernur Bobby Ingatkan Hindari Pungli

T Editor : Tumpal Pandapotan | 10 Mar 2026 | 15:54 WIB
308 Pejabat Pemprov Sumut Dilantik, Gubernur Bobby Ingatkan Hindari Pungli
Pelantikan pejabat Pemprov Sumut.
Medan, Sinata.id - Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution melantik dan mengambil sumpah jabatan 308 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Senin (9/3/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, para pejabat diminta menjaga integritas dan tidak terlibat praktik pungutan liar maupun permintaan uang dalam proyek pemerintah. Dalam arahannya, Bobby menegaskan bahwa pejabat yang baru dilantik harus menjalankan tugas secara profesional serta menghindari aktivitas di luar kewenangan yang berpotensi merugikan organisasi, keluarga, maupun diri sendiri. Ia mengingatkan seluruh aparatur agar tidak melakukan pungutan liar atau praktik serupa yang dapat mencederai kepercayaan publik. Pelantikan tersebut mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas. Dari total 308 pejabat yang dilantik, 11 orang merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama, 117 pejabat administrator, dan 180 pejabat pengawas. Baca: http://Pemko Medan Dorong Pembaruan Regulasi Sistem Kesehatan Daerah Menurut Bobby, pengisian jabatan tersebut diharapkan memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumut. Dengan struktur yang telah diisi, ia berharap koordinasi dan kinerja pemerintahan dapat berjalan lebih solid dalam menjalankan program pembangunan daerah. Ia juga menyinggung bahwa kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur kini memasuki tahun kedua masa kerja. Karena itu, pembahasan di internal OPD diminta tidak lagi berhenti pada perencanaan program, tetapi fokus pada pelaksanaan visi dan misi pemerintah daerah secara konkret. Selain itu, Bobby meminta setiap OPD menjaga kekompakan dalam lingkungan kerja. Namun, ia menegaskan bahwa kekompakan tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menutup-nutupi pelanggaran atau tindakan melawan hukum. Pemerintah provinsi juga mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Bobby mengingatkan bahwa pemerintah daerah memiliki target pembangunan yang harus dicapai dalam kurun waktu tertentu, sehingga pejabat diharapkan mampu bekerja secara kreatif dan tidak mudah mengeluh. Ia bahkan mempersilakan pejabat yang merasa tidak mampu menjalankan tugas untuk menyampaikan pengunduran diri. Dalam kesempatan itu, Bobby turut menyoroti perubahan nomenklatur Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida). Lembaga tersebut diharapkan berperan sebagai pengarah bagi OPD dalam merumuskan ide, inovasi, serta langkah strategis pembangunan daerah. Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, serta para pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Sumut. Adapun sebelas pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik antara lain:
  1. Ardan Noor – Asisten Perekonomian dan Pembangunan

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.