Jakarta, Sinata.id - Pemerintah melalui PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menetapkan jumlah kursi angkutan Lebaran yang paling besar dalam sejarah perseroan untuk arus mudik dan balik tahun ini.
Dalam periode 11 Maret sampai 1 April 2026, total 61,8 juta tempat duduk akan tersedia bagi masyarakat yang ingin pulang kampung atau kembali ke kota tujuan kerja.
Periode angkutan Lebaran tahun ini berlangsung selama 22 hari dan merupakan fase penting mobilitas nasional. KAI mencatat kemampuan angkut tersebut meningkat 5,4 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Jumlah kursi sebanyak 61.808.188 mencakup berbagai layanan di bawah KAI Group, termasuk kereta jarak jauh, komuter, bandara, serta moda rel ringan (light rail transit). Khusus layanan KA Jarak Jauh dan lokal yang dioperasikan langsung oleh KAI, tersedia 4.498.696 tempat duduk.
Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI, menegaskan bahwa perseroan telah mematangkan seluruh aspek operasional untuk menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.
“Hari Raya adalah momentum mobilitas nasional. KAI memastikan kapasitas, kesiapan sarana prasarana, serta sistem operasional berjalan solid agar perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar,” ujar Bobby, dikutip Selasa (24/2/2026).
Selama masa Posko Lebaran, KAI menambah 62 perjalanan kereta antarkota per hari guna mengantisipasi arus mudik dan balik yang diperkirakan memuncak di akhir Maret. Hingga 23 Februari 2026, tiket untuk periode tersebut sudah mulai terjual dan mencapai ratusan ribu tiket dari total kursi yang disiapkan.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat, KAI juga menawarkan program diskon tiket hingga 30 persen pada periode tertentu selama musim Lebaran, sebagai bagian dari program stimulus transportasi nasional. Selain itu, sejumlah kursi dialokasikan untuk program Mudik Asyik Bersama BUMN dan program angkutan gratis motor yang dimotori Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
Secara keseluruhan, distribusi kursi meliputi:
Layanan kereta jarak jauh & lokal: sekitar 4,5 juta kursi KAI Commuter: lebih dari 50 juta kursi KAI Bandara: ratusan ribu kursi KAI Wisata: puluhan ribu kursi LRT Jabodebek & LRT Sumsel: jutaan kursi
Semua ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dari berbagai segmen serta rute perjalanan.
[a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.