MENU
Akhir Tragis Dosen Cantik, Jam 3 Pagi di Kamar Tidur
WA FB
News

Akhir Tragis Dosen Cantik, Jam 3 Pagi di Kamar Tidur

R Editor : Redaksi Sinata | 04 Nov 2025 | 17:10 WIB
Akhir Tragis Dosen Cantik, Jam 3 Pagi di Kamar Tidur
Dosen cantik Erni Yuniati ditemukan tewas mengenaskan setelah malam panjang bersama kekasihnya, seorang polisi muda bernama Bripda Waldi. (Ist)

Crime Story, Sinata.id - Awalnya cinta, lalu jadi rahasia, dan berakhir pada jam 3 pagi di kamar tidur. Dosen cantik Erni Yuniati (37), ditemukan tewas mengenaskan setelah malam panjang bersama kekasihnya, seorang polisi muda bernama Bripda Waldi (22). Di jam tiga pagi, pertengkaran kecil berubah jadi pembunuhan keji. Bukan cuma warga Jambi yang emosi, tapi juga bikin netizen se-Indonesia ikut geram.

Lampu kamar masih menyala, dua piring makan malam masih di meja, dan musik lembut masih terdengar dari ponsel yang tak sempat dimatikan.

Tak ada yang tahu, malam itu adalah adegan terakhir dalam kisah cinta Erni Yuniati dan Bripda Waldi.

Hanya butuh satu ledakan emosi untuk mengubah rumah itu menjadi tempat pembunuhan yang tak akan pernah dilupakan warga Jambi.

Malam itu, rumah dosen cantik Erni Yuniati di Bungo, Jambi, tampak tenang seperti biasanya.

Tak ada tanda bahaya, tak ada suara gaduh. Tapi di balik keheningan itu, cinta yang dulu bersemi berubah memilukan.

Di jam tiga pagi pada Sabtu (1/11/2025), sosok yang ia sayangi, seorang polisi muda bernama Bripda Waldi, justru merenggut nyawanya.

Awal Hubungan

Kisah keduanya dimulai sekitar April 2025. Erni dan Waldi berkenalan, lalu terjebak dalam hubungan asmara yang semakin intens.

Mungkin, di mata luar mereka tampak serasi, sang dosen anggun dan sang polisi muda berwibawa.

Namun, hubungan itu ternyata menyimpan bara yang tak pernah padam.

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono menjelaskan, sehari sebelum pembunuhan, keduanya sempat bertemu dan membeli makanan bersama sekitar pukul 23.30 malam.

Tidak ada pertengkaran. Tidak ada tanda-tanda bahaya.

Setelah makan, Waldi ikut ke rumah Erni. Semua tampak normal, sampai waktu menunjukkan pukul 2.30 pagi.

Detik-Detik Mencekam di Jam 3 Pagi

Menurut pengakuan pelaku, sekitar jam 3 pagi, suasana berubah tegang.

Dari yang awalnya mesra, tiba-tiba berubah menjadi pertikaian sengit. Cekcok itu berujung maut.

Dalam emosi yang meledak, Waldi mencekik sang dosen, lalu menindih tubuhnya hingga lemas tak bernyawa.

Tapi tragedi belum berhenti di situ, sebelum mengakhiri nyawa korban, pelaku juga sempat memperkosanya.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.