Peristiwa menegangkan itu terjadi saat pesawat masih berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Balita mengalami demam tinggi yang memicu kejang. Awak kabin segera membawa perlengkapan medis darurat untuk mendukung tindakan dokter.
Setelah dinyatakan aman, keluarga balita memutuskan melanjutkan perjalanan. Pesawat QG 990 akhirnya lepas landas pada pukul 10.45 WIB dan mendarat dengan selamat di Bengkulu pada pukul 11.50 WIB.
Untuk meluruskan informasi yang beredar, pihak Citilink menegaskan bahwa puncak viral video memang terjadi pada 1 Februari 2026, namun kejadian sebenarnya berlangsung pada 4 Mei 2025. Video yang beredar merupakan rekaman lama yang kembali diunggah tanpa penjelasan waktu, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di publik.
Berdasarkan hasil penelusuran, aksi dokter menyelamatkan balita di pesawat Citilink tersebut benar terjadi, namun narasi yang menyebut kejadian berlangsung pada 2026 termasuk konteks keliru (false context). (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.