MENU
Aktivis Asal Pematangsiantar, Influencer hingga Akademisi Diteror Beru...
WA FB
News

Aktivis Asal Pematangsiantar, Influencer hingga Akademisi Diteror Beruntun Setelah Kritik Bencana Sumatera

R Editor : Redaksi Sinata | 03 Jan 2026 | 19:17 WIB
Aktivis Asal Pematangsiantar, Influencer hingga Akademisi Diteror Beruntun Setelah Kritik Bencana Sumatera
Teror bangkai ayam, molotov, dan vandalisme menyasar aktivis asal Pematangsiantar, influencer, dan akademisi usai kritik bencana Sumatera. (Ist)

Sinata.id - Gelombang teror menyasar sejumlah suara kritis yang menyoroti bencana Sumatera. Mulai dari aktivis asal Pematangsiantar, influencer, hingga akademisi ternama, satu per satu melaporkan intimidasi dengan pola yang nyaris seragam. Publik pun menyoroti rangkaian peristiwa ini sebagai sinyal mengkhawatirkan bagi kebebasan berpendapat, ketika aktivis diteror karena menyuarakan kritik.

Nama-nama yang terdampak bukan sosok anonim.

Mereka dikenal luas di ruang publik, aktif mengangkat isu ekologis, kemanusiaan, dan tata kelola penanganan bencana.

Dalam hitungan hari, ancaman datang berurutan.

Mulai dari telepon misterius, vandalisme, paket bangkai ayam, hingga pelemparan bom molotov, membentuk narasi ketakutan yang meluas.

Berikut rangkaian teror yang diterima para tokoh publik dan aktivis diteror, yang dihimpun pada Sabtu (3/1/2026).

Teror Bangkai Ayam ke Rumah Aktivis Lingkungan

Rantai intimidasi mengemuka saat rumah aktivis Greenpeace asal Kota Pematangsiantar, Iqbal Damanik didatangi kiriman bangkai ayam.

Pesan ancaman yang terikat di kaki ayam itu ditemukan di teras rumah Manajer Kampanye Iklim dan Energi ini pada dini hari.

Iqbal, aktivis lingkungan yang vokal mengkritik penanganan banjir, menyebut kejadian tersebut sebagai upaya membungkam suara kritis.

Peristiwa ini memicu kecaman luas dari jejaring masyarakat sipil.

DJ Donny Terima Molotov, Lapor Polisi

Tak lama berselang, teror meningkat eskalasinya. Ramond Donny Adam, yang dikenal publik sebagai DJ Donny, mengalami dua bentuk intimidasi sekaligus: kiriman bangkai ayam dan pelemparan bom molotov ke rumahnya.

Aksi itu terekam CCTV pada dini hari.

Merasa keselamatan keluarga terancam, ia melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Kasus ini menandai lonjakan dari ancaman simbolik ke potensi kekerasan nyata.

Sherly Annavita: Telur Busuk dan Vandalisme

Influencer asal Aceh, Sherly Annavita Rahmi, juga menjadi sasaran.

Rumah yang ditempatinya dilempari telur busuk, sementara kendaraan pribadinya dicoret dengan cat semprot.

Dalam unggahan media sosial, ia mengungkap adanya ancaman yang menyeret keluarga, alasan ia memilih mempublikasikan kronologi agar publik mengetahui urutan kejadian.

Sherly menegaskan, intimidasi semacam ini bukan hal baru bagi mereka yang kerap mengkritik kebijakan publik.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.