MENU
Aktivitas Terakhir Dwinanda Dosen Untag Ditemukan Tewas hingga Menyere...
WA FB
News

Aktivitas Terakhir Dwinanda Dosen Untag Ditemukan Tewas hingga Menyeret Nama AKBP Basuki

R Editor : Redaksi Sinata | 19 Nov 2025 | 18:53 WIB
Aktivitas Terakhir Dwinanda Dosen Untag Ditemukan Tewas hingga Menyeret Nama AKBP Basuki
Dosen hukum pidana Untag Semarang, Dwinanda Linchia Levi. (Ist)

Malam sebelum ditemukan tewas, korban disebut sempat mengeluh dan meminta tubuhnya dibaluri minyak kayu putih untuk meredakan rasa tak nyaman yang ia rasakan.

Tim Inafis Polrestabes Semarang bersama dokter RSUP Dr Kariadi yang melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik, selain bekas infus yang diduga terkait perawatan medis beberapa hari sebelumnya.

“Sekilas dari visum luar tidak tampak tanda penganiayaan. Namun atas permintaan keluarga, autopsi tetap kami lakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian,” kata Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena, dikutip Rabu (19/11/2025).

Kesimpulan sementara aparat, Levi meninggal dunia diduga akibat penyakit yang telah dideritanya.

“Dugaan awal karena sakit. Dua hari sebelum kejadian korban berobat ke rumah sakit,” tambah AKP Nasoir.

Namun di luar laporan medis, versi keluarga dan rekan-rekan Levi justru mengarah ke rentetan kejanggalan yang mereka nilai tak bisa diabaikan.

Telanjang di Lantai, Ada Bercak Darah di Bagian Intim

Kerabat korban, Tiwi, mengaku keluarga sangat terguncang tidak hanya karena kabar duka, tetapi juga karena cara kabar itu sampai ke telinga mereka.

Menurut Tiwi, jenazah Levi ditemukan pada Senin pagi, namun keluarga baru menerima informasi meninggalnya sekitar petang hari.

“Informasinya korban ditemukan pagi, tapi kami baru dikabari sore. Jeda waktu itu saja sudah bikin keluarga bertanya-tanya,” ujar Tiwi.

Kecurigaan keluarga kian dalam ketika mereka menerima foto kondisi terakhir jenazah.

Dalam foto tersebut, Levi tampak tergeletak telentang di lantai keramik tanpa alas dan tanpa busana.

“Dari keterangan yang kami terima, darah keluar dari hidung dan mulut. Sekilas dari foto itu juga terlihat ada bercak darah di bagian intim korban. Itu yang membuat kami sangat tidak tenang,” beber Tiwi.

Tiwi menambahkan, wajah Levi dalam foto jenazah tampak berbeda jauh dibanding saat masih hidup.

Keluarga pun mempertanyakan mengapa Levi berada dalam kondisi telanjang di lantai kamar, sementara dugaan resmi mengarah pada kematian karena sakit.

Tak hanya itu, keluarga juga menyoroti ketidakhadiran AKBP Basuki saat proses autopsi jenazah dilakukan.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.