MENU
Alvi Maulana, Pria Asal Labuhan Batu Mutilasi Pacar hingga Ratusan Bag...
WA FB
News

Alvi Maulana, Pria Asal Labuhan Batu Mutilasi Pacar hingga Ratusan Bagian

R Editor : Redaksi Sinata | 08 Sep 2025 | 14:24 WIB
Alvi Maulana, Pria Asal Labuhan Batu Mutilasi Pacar hingga Ratusan Bagian
Polres Mojokerto menangkap Alvi Maulana, pria asal Labuhan Batu yang diduga membunuh dan memutilasi kekasihnya di Surabaya.

Mojokerto, Sinata.id – Kepolisian Resor Mojokerto mengamankan seorang pria bernama Alvi Maulana (24), warga Labuhan Batu, Sumatera Utara, yang diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang perempuan berinisial Tiara Angelina Saraswati (25).

Kasus ini mencuat setelah warga Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menemukan puluhan potongan tubuh manusia di area semak belukar di tepi Jalan Raya Pacet–Cangar, pada Sabtu (6/9/2025) sekitar pukul 10.40 WIB. Penemuan mengerikan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, menjelaskan bahwa korban dibunuh di sebuah kamar kos di kawasan Lidah Wetan, Surabaya, pada Minggu (31/8/2025).

Usai menghabisi nyawa korban, pelaku memutilasi jasadnya hingga menjadi ratusan bagian. Sebagian potongan tubuh korban dibuang di kawasan hutan Pacet, sementara sisanya disembunyikan di dalam kos pelaku, tepatnya di balik lemari.

“Motif pelaku berkaitan dengan persoalan asmara yang diwarnai konflik berkepanjangan selama empat tahun terakhir. Selain itu, pelaku mengaku terbebani oleh tuntutan ekonomi dan gaya hidup korban,” ujar AKBP Ihram, dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Senin (8/9/2025).

Kronologi Penemuan Potongan Tubuh Tiara Angelina Saraswati

Salah seorang warga bernama Suliswanto (30) awalnya menduga potongan yang ditemukan adalah sisa hewan. Namun setelah diamati lebih dekat, ia curiga bahwa potongan tersebut adalah bagian tubuh manusia. Temuan ini mendorong polisi bergerak cepat melakukan penyisiran.

Dalam proses identifikasi, tim menemukan pergelangan tangan korban. Dari bagian tubuh itu, penyidik melakukan pemindaian sidik jari menggunakan perangkat Mobile Automated Multi-Biometric Identification System (Mambis). Hasil pemeriksaan memastikan identitas korban adalah Tiara Angelina Saraswati.

Tiara diketahui lahir di Pacitan dan merupakan lulusan Universitas Trunojoyo. Usai menyelesaikan pendidikan, ia menetap di Surabaya. Menurut keterangan kepolisian, komunikasi korban dengan keluarga yang tinggal di Lamongan terbilang jarang sehingga informasi latar belakang pribadinya cukup terbatas.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku dan korban menjalin hubungan asmara selama tiga tahun terakhir. Keduanya tinggal bersama di sebuah kos meski belum menikah secara sah. Hubungan mereka kerap diwarnai perselisihan, terutama soal kebutuhan ekonomi.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.