Gresik, Sinata.id – Anggota Komisi XII DPR RI, Ratna Juwita Sari, mengungkapkan masih minimnya perhatian sejumlah perusahaan terhadap upaya perlindungan lingkungan hidup.
Hal itu terungkap dalam rangkaian kunjungan kerja Komisi XII DPR RI ke Jawa Timur yang turut memanggil beberapa perusahaan di sektor energi dan industri.
Ratna menyampaikan, dari empat perusahaan yang diundang dalam pertemuan tersebut, hanya separuh yang menunjukkan sikap kooperatif.
Menurutnya, kondisi ini mencerminkan bahwa masih ada perusahaan, baik milik negara maupun swasta, yang belum menempatkan isu lingkungan sebagai prioritas.
“Faktanya, tidak semua perusahaan bersikap terbuka. Ini menjadi sinyal bahwa kesadaran terhadap perlindungan lingkungan masih perlu diperkuat,” kata Ratna di Gresik, Jawa Timur, Kamis (05/02/2026).
Dalam agenda tersebut, Komisi XII DPR RI melakukan peninjauan ke PT PGN Saka Energy serta menggelar pertemuan lanjutan dengan perusahaan lainnya. Dari hasil diskusi, Ratna menekankan perlunya peran aktif Kementerian Lingkungan Hidup sejak tahap awal operasional perusahaan.
Ia menilai, kementerian terkait seharusnya tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran, tetapi juga memberikan pendampingan, arahan, dan pembinaan secara berkelanjutan.
“Pendekatan pembinaan harus lebih diutamakan. Jangan sampai pemerintah baru bergerak setelah masalah masuk ke proses penegakan hukum,” ujarnya.
Ratna menambahkan, langkah pencegahan dinilai jauh lebih efektif dalam mendorong kepatuhan perusahaan terhadap standar lingkungan, sekaligus menjaga kelestarian ekosistem di sekitar area kegiatan usaha. (A18)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.