MENU
Angkutan Barang KAI Sumut Tembus 65 Ribu Ton, BBM Naik Signifikan
WA FB
Regional

Angkutan Barang KAI Sumut Tembus 65 Ribu Ton, BBM Naik Signifikan

J Editor : Jansen Siahaan | 09 Apr 2026 | 12:45 WIB
Angkutan Barang KAI Sumut Tembus 65 Ribu Ton, BBM Naik Signifikan
Distribusi barang oleh PT KAI. (istimewa)

Medan, Sinata.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan sebanyak 65.491 ton barang sepanjang Maret 2026.

Angka tersebut meningkat 6 persen dibandingkan periode yang sama pada Maret 2025 yang tercatat sebesar 61.867 ton.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, dalam keterangan melalui pesan WhatsApp, Kamis (9/4/2026), menjelaskan bahwa operasional angkutan barang tetap berjalan optimal untuk mendukung kelancaran distribusi selama momentum Hari Raya Nyepi, Idulfitri 1447 Hijriah, serta periode cuti bersama Lebaran 2026.

“Sebanyak 65.491 ton barang yang diangkut menggunakan kereta api mencakup kebutuhan vital seperti bahan bakar minyak (BBM), peti kemas, hingga hasil bumi berupa CPO dan lateks, serta kiriman paket masyarakat. Seluruh komoditas didistribusikan secara aman dan tepat waktu guna menjamin ketersediaan kebutuhan pokok serta mendukung perekonomian daerah,” ujarnya.

Pada Maret 2026, KAI Divre I Sumut juga mengangkut 31.823 ton BBM guna menjaga stabilitas pasokan energi di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. Jumlah tersebut tumbuh 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 27.700 ton.

Menurut Anwar, distribusi BBM menggunakan moda kereta api memiliki peran strategis dalam mendukung rantai pasok logistik darat.

“Hal ini penting untuk menjamin pemenuhan kebutuhan energi masyarakat sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di Sumut,” katanya.

Secara kumulatif, sepanjang triwulan I (Januari–Maret) 2026, KAI Divre I Sumut telah mendistribusikan total 90.375 ton BBM. Jumlah ini meningkat 17 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebesar 77.509 ton.

Di sektor logistik, KAI juga mencatat angkutan peti kemas sebesar 25.831 ton selama Maret 2026. Layanan ini menghubungkan sejumlah titik strategis, seperti Stasiun Belawan, Stasiun Kuala Tanjung, hingga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.

Anwar menambahkan, angkutan peti kemas melalui kereta api sangat membantu distribusi komoditas dari kawasan industri menuju pelabuhan, baik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor. (SN14)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.