MENU
Anies Bertemu SBY dan AHY di Cikeas, Silaturahmi Lebaran atau Sinyal P...
WA FB
Nasional

Anies Bertemu SBY dan AHY di Cikeas, Silaturahmi Lebaran atau Sinyal Politik 2029?

J Editor : Jansen Siahaan | 25 Mar 2026 | 14:46 WIB
Anies Bertemu SBY dan AHY di Cikeas, Silaturahmi Lebaran atau Sinyal Politik 2029?
Anies Baswedan bertemu dengan Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono di Lebaran hari pertama, Sabtu (22/4/2023). (instagramaniesbaswedan)

Jakarta, Sinata.id – Anies Baswedan menghadiri acara silaturahmi Lebaran yang digelar Susilo Bambang Yudhoyono di kediamannya di Cikeas, Bogor, beberapa waktu lalu. Momen tersebut turut dihadiri Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Kehadiran Anies dalam acara tersebut dibenarkan oleh juru bicaranya, Angga Putra Fidrian. Ia menyebut pertemuan berlangsung dalam suasana santai dan membahas hal-hal umum seputar Ramadhan dan Idulfitri.

“Pembicaraan ringan seputar puasa, Lebaran, dan situasi terkini. Tidak ada pembahasan yang terlalu mendalam karena ini murni suasana silaturahmi,” ujar Angga, Rabu (25/3/2026).

Meski demikian, Angga tidak menampik bahwa perbincangan juga menyinggung perkembangan global dan nasional, termasuk dinamika geopolitik di Timur Tengah, isu energi, serta kondisi politik dalam negeri.

Dinilai Sarat Makna Politik

Pengamat politik Arifki Chaniago menilai pertemuan tersebut tidak sekadar silaturahmi biasa. Menurutnya, momen halalbihalal kerap dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi politik antar elite.

“Pertemuan ini bisa dibaca sebagai sinyal politik. Ada peluang komunikasi untuk membuka kembali opsi kerja sama, termasuk kemungkinan duet Anies–AHY di Pilpres 2029,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hubungan antara Anies dan Partai Demokrat memiliki rekam jejak panjang, termasuk saat Anies mengikuti Konvensi Capres Demokrat pada 2014 di era kepemimpinan SBY.

Selain itu, pada Pemilihan Presiden Indonesia 2024, pasangan Anies–AHY sempat menjadi skenario utama sebelum batal di tahap akhir. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa komunikasi politik di antara keduanya telah terbangun sejak lama.

Peluang Koalisi dan Dinamika Politik

Arifki menilai peluang kerja sama ke depan akan sangat bergantung pada dinamika politik nasional, termasuk posisi AHY dalam pemerintahan Prabowo Subianto.

Menurutnya, langkah komunikasi ini bisa menjadi strategi antisipatif bagi kedua tokoh untuk menjaga peluang politik menuju 2029.

“Jika Partai Demokrat tidak mendapatkan ruang politik yang cukup, maka kemungkinan membangun poros baru bersama Anies bisa kembali terbuka,” katanya.

Respons Partai Demokrat

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan bahwa kehadiran Anies dalam acara tersebut murni sebagai bentuk silaturahmi Lebaran.

“Momentum Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan, termasuk antar tokoh bangsa,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.