Sementara itu, pemerintah AS beralasan bahwa tarif ini diperlukan untuk melindungi produsen domestik dari persaingan harga yang tidak seimbang akibat subsidi luar negeri. Namun, langkah tersebut juga diperkirakan akan menimbulkan kenaikan biaya bagi konsumen dan pelaku industri yang bergantung pada impor panel berkualitas tinggi dengan harga kompetitif. [a46]
Berita
AS Hantam Panel Surya RI dengan Tarif 143 Persen, Ekspor Terancam
ADVERTISEMENT
Berita Terkait
Polisi Bekuk Delapan Begal di Medan Marelan, Tiga Pelaku Ditembak
09 Jun 2026
Banyak Kejahatan Terjadi pada Semester I 2026 di Siantar
09 Jun 2026
Perumda Tirta Uli Siantar Raup Laba Rp2,8 Miliar, Setor Dividen Rp1,35 Miliar
09 Jun 2026
Harga MinyaKita di Siantar Tembus Rp22 Ribu per Liter, Pemko Mengaku Selalu Mengawasi
09 Jun 2026
BNN Sumut Ringkus Pasutri Pengedar Sabu
09 Jun 2026
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.