MENU
ASN RSUD Djasamen Saragih Bantah Tuduhan Pengeroyokan di Siantar, Klai...
WA FB
Hukum & Peristiwa

ASN RSUD Djasamen Saragih Bantah Tuduhan Pengeroyokan di Siantar, Klaim Hanya Melerai

J Editor : Jansen Siahaan | 08 Apr 2026 | 00:10 WIB
ASN RSUD Djasamen Saragih Bantah Tuduhan Pengeroyokan di Siantar, Klaim Hanya Melerai
dr. Joko Arianto Siringo Ringo memberikan keterangan pada wartawan. (sinata)

Pematangsiantar, Sinata.id –Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas sebagai dokter spesialis forensik di RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar, dr. Joko Arianto Siringo Ringo membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya terkait kasus dugaan pengeroyokan.

Ia menegaskan bahwa pernyataan yang disampaikan oleh inisial SZ (33) tidak benar.

Pernyataan tersebut disampaikan Joko saat ditemui di sebuah warung kopi di Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Selasa (7/4/2026)  malam.

“Yang melakukan pengeroyokan itu bukan saya,” ujarnya.

Joko menyatakan siap bertanggung jawab apabila terbukti melakukan tindakan kekerasan. Namun, ia menegaskan bahwa saat kejadian berlangsung dirinya hanya berupaya melerai keributan.

“Kalau ada yang saya pukul, saya siap bertanggung jawab. Posisi saya di sana hanya melerai,” katanya.

Ia menjelaskan, saat kejadian dirinya berada di dalam mobil sebelum keributan terjadi. Menurutnya, SZ bersama saudaranya, FZ, justru melakukan pengeroyokan terhadap IAT (seorang pegawai pajak di Kantor Perpajakan Tanjung Pinang).

“Saya di dalam mobil, kemudian terjadi keributan. IAT yang dikeroyok oleh SZ dan FZ,” ujarnya.

Joko mengaku telah mengenal SZ sejak tahun 2011, sementara dengan IAT ia mulai berkenalan sekitar tahun 2017. Ia juga menyebut bahwa SZ dan IAT masih memiliki hubungan kekerabatan.

Terkait rekaman CCTV yang disebut-sebut memuat dugaan rencana pembunuhan, Joko membantah hal tersebut. Ia juga meluruskan isu mengenai pintu mobil ambulans yang terbuka.

“Yang terbuka itu pintu mobil Brio milik IAT, bukan ambulans. Informasi itu tidak benar,” jelasnya.

Sebelumnya, SZ , warga Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematangsiantar, mengaku menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang di teras rumahnya pada Minggu (5/4/2026) malam.

Menurut SZ, para pelaku diduga melibatkan sejumlah orang, termasuk ASN yang bekerja di RSUD Djasamen Saragih, yakni Joko serta IAT bersama beberapa orang lainnya.

Peristiwa bermula sekitar pukul 23.30 WIB saat SZ dan keluarganya berada di dalam rumah. Ia mengaku didatangi IAT bersama rombongan menggunakan dua mobil dan memanggil dari luar rumah.

“Awalnya kami di dalam rumah, lalu mereka datang dan menggedor pintu,” ujar SZ.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.