“Inflasi bulanan yang lebih tinggi dari perkiraan mencerminkan menguatnya permintaan konsumsi di penghujung tahun, terutama dipicu momen Natal dan libur Tahun Baru,” demikian disampaikan dalam riset MNC Sekuritas.
Tekanan harga tahunan terutama berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mencatat inflasi 4,58 persen secara tahunan. Komoditas emas perhiasan menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil hampir 0,8 persen.
Dukungan tambahan datang dari sektor eksternal. Badan Pusat Statistik mencatat neraca perdagangan Indonesia pada November kembali mencetak surplus US$2,66 miliar. Capaian ini memperpanjang rekor surplus menjadi 67 bulan berturut-turut sejak Mei 2020, memperkuat persepsi stabilitas ekonomi makro.
Sementara itu, Phintraco Sekuritas menilai penguatan IHSG kali ini mencerminkan kombinasi sentimen domestik dan global. Menurut mereka, sektor basic material mencatat kenaikan paling signifikan seiring menguatnya harga mayoritas komoditas logam.
“Ketegangan geopolitik, termasuk serangan Amerika Serikat ke Venezuela, tidak memberikan tekanan berarti ke pasar saham. Sebaliknya, justru mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas logam,” jelas Phintraco dalam keterangannya, Senin.
Phintraco juga mencatat bahwa mayoritas indeks di Bursa Asia ditutup menguat, meski rupiah melemah sejalan dengan pergerakan mata uang Asia lainnya di pasar spot.
Dari sisi teknikal, peluang penguatan lanjutan masih terbuka. Indikator MACD membentuk sinyal golden cross, diperkuat Stochastic RSI yang bergerak di area pivot serta lonjakan volume beli.
“Kondisi ini membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan tren naik dan menguji area 8.900 dalam waktu dekat,” tulis Phintraco.
Dengan kombinasi dukungan sektor unggulan, solidnya saham big caps, serta sentimen makro yang relatif kondusif, pasar menilai reli IHSG belum sepenuhnya kehilangan tenaga di awal tahun 2026 ini. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.