Ia menegaskan bahwa BAKN DPR RI berkomitmen untuk memberikan rekomendasi yang berdampak langsung, sebagaimana keberhasilan rekomendasi BAKN sebelumnya yang mendorong pembangunan pabrik pupuk baru demi memenuhi kebutuhan nasional.
“BAKN harus mampu kembali menghadirkan terobosan. Kita memerlukan rekomendasi strategis untuk mendorong BSI menjadi bank syariah modern yang mampu bersaing secara global,” katanya.
Primus menutup dengan menegaskan pentingnya penguatan sistem digital BSI. Tanpa langkah pembenahan yang cepat dan konsisten, perbankan syariah berisiko tertinggal dalam persaingan layanan keuangan digital.
“Digitalisasi bukan lagi pelengkap, tetapi kebutuhan utama. Jika sistemnya kuat, transparan, dan aman, BSI pasti menjadi pilihan utama masyarakat. Itulah tujuan yang harus kita wujudkan bersama,” pungkasnya. (*)
Sumber: Parlementaria
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.