MENU
Banjir Bandang Terjang Simangumban, Warga Dievakuasi
WA FB
Regional

Banjir Bandang Terjang Simangumban, Warga Dievakuasi

G Editor : Gunawan Purba | 23 Apr 2026 | 11:09 WIB
Banjir Bandang Terjang Simangumban, Warga Dievakuasi
Aparatur Pemkab Taput masih di lokasi bencana

Tapanuli Utara, Sinata.id - Banjir bandang menerjang Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Bencana dipicu hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.

Dilaporkan, dua desa terdampak banjir. Yakni, Desa Simangumban Julu dan Desa Aek Nabara. Puluhan rumah warga disebut mengalami kerusakan. Bahkan beberapa di antaranya hanyut terbawa arus.

Data sementara dari BPBD Tapanuli Utara mencatat sebanyak 35 unit rumah mengalami kerusakan berat dan sedang, sementara tiga unit rumah lainnya hilang terseret banjir.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun satu warga dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapat penanganan.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Tapanuli Utara, Binhot Aritonang menjelaskan, tingginya intensitas hujan menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga meluap ke permukiman warga.

“Curah hujan yang tinggi sejak sore membuat air sungai naik dengan cepat dan menggenangi rumah warga,” ujarnya.

Menindaklanjuti kejadian itu, katanya, pemerintah daerah bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi. Tim yang terdiri dari BPBD, dinas terkait, aparat kecamatan, serta unsur Forkopimca dan masyarakat bergerak cepat melakukan evakuasi.

Warga terdampak sementara diungsikan ke Gereja GKPA Simangumban dan Kantor Desa Aek Nabara sebagai lokasi penampungan darurat. Selain itu, kondisi di lokasi dilaporkan masih gelap akibat pemadaman listrik.

Untuk penanganan lanjutan, tim berencana mendirikan posko bencana, menyiapkan dapur umum, serta mengerahkan alat berat guna membersihkan material yang menutup akses, termasuk di ruas jalan lintas Sumatera.

BPBD juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah perbukitan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.

Hingga laporan ini disampaikan, petugas masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan, sementara pendataan kerusakan terus dilakukan secara berkala. (SN15)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.