MENU
Bareskrim Selidiki Penyebab Blackout Sumatera, Konduktor Sutet Jambi P...
WA FB
Nasional

Bareskrim Selidiki Penyebab Blackout Sumatera, Konduktor Sutet Jambi Putus

J Editor : Jansen Siahaan | 24 May 2026 | 16:02 WIB
Bareskrim Selidiki Penyebab Blackout Sumatera, Konduktor Sutet Jambi Putus
Tim Bareskrim Polri yang turun ke lapangan. (istimewa)

Jambi, Sinata.id – Listrik di sejumlah wilayah Sumatera padam selama berjam-jam akibat gangguan sistem kelistrikan yang diduga bermula dari Jambi.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Bareskrim Polri menerjunkan tim untuk menyelidiki penyebab blackout yang terjadi di beberapa provinsi di Pulau Sumatera.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mohammad Irhamni, mengatakan tim Direktorat Tipidter Bareskrim Polri telah diterjunkan ke lokasi putusnya sambungan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) tower 175-176 di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.

“Tim Direktorat Tipidter Bareskrim Polri menerjunkan tim ke titik putus sambungan Sutet 175-176 Desa Tempino, Mestong, Muaro Jambi. Polisi menyelidiki penyebab blackout yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera,” ujar Irhamni dalam keterangan tertulis, Minggu (24/5/2026).

Pemeriksaan dilakukan bersama tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri dan pihak PLN. Barang bukti berupa konduktor yang putus telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Barang bukti berupa konduktor yang putus dibawa ke Puslabfor Bareskrim dan Litbang PLN untuk diperiksa lebih lanjut,” katanya.

Irhamni menyebut hingga saat ini belum ditemukan indikasi unsur kesengajaan dalam insiden putusnya konduktor tersebut. Namun, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab utama gangguan sistem kelistrikan.

“Sejauh ini belum ditemukan indikasi kesengajaan manusia dalam putusnya konduktor itu,” ucapnya.

Diketahui, pemadaman listrik massal terjadi sejak Jumat (22/5/2026) sore dan berdampak di sejumlah wilayah seperti Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, hingga Aceh.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan sistem kelistrikan tersebut.

“Kami atas nama PT PLN Persero menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang berada di Sumatera, terutama di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh karena adanya gangguan sistem kelistrikan,” ujar Darmawan dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

PLN mengungkapkan indikasi awal gangguan dipicu cuaca buruk yang memengaruhi sistem transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi. Gangguan tersebut menyebabkan sistem transmisi keluar dari jaringan utama kelistrikan Sumatera.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.