Tapanuli Tengah, Sinata.id – Warga Desa Sait Kalangan II, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), sempat digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang tergeletak tak bernyawa, Sabtu (11/4).
Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 08.00 WIB, saat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapteng menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat di lokasi tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Tapteng, Erianto Tambunan, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan saksi, penemuan jenazah berawal dari bau menyengat yang tercium oleh warga sekitar.
"Karena merasa curiga, warga pun langsung melakukan penelusuran untuk mencari titik asal bau tersebut berasal dari sebuah pondok milik korban Amrin Sihombing (79) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," katanya, Sabtu (11/4) malam.
Menurut warga dan aparat desa, lanjut Erianto, almarhum Amrin diketahui mengalami gangguan jiwa sejak lama dan tinggal di sekitar kebunnya.
Dikonfirmasi terpisah, Bhabinkamtibmas Aipda M. Sianturi mengungkapkan bahwa penyebab meninggalnya Amrin diduga karena sakit. Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan tidak keberatan atas kejadian tersebut.
"Karena masih lajang (belum menikah) jadi memang langsung dimakamkan dan tidak dilakukan visum," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sait Kalangan II, Nicson M. Panggabean, membenarkan bahwa pihak BPBD, tim Inafis, dan Polsek Pandan turun langsung ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah, sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
"Siang tadi sudah dimakamkan. Keluarga yang menerima korban, Asni Sihombing yang merupakan keponakan korban," pungkasnya. (SN16)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.