MENU
Belajar Mengampuni Seperti Yesus: Kuasa Pengampunan dalam Kehidupan Or...
WA FB
Religi

Belajar Mengampuni Seperti Yesus: Kuasa Pengampunan dalam Kehidupan Orang Kristen

F Editor : Ferry SP Sinamo | 11 Mar 2026 | 01:48 WIB
Belajar Mengampuni Seperti Yesus: Kuasa Pengampunan dalam Kehidupan Orang Kristen
Pdt Mis Ev Daniel Pardede, MH

Oleh: Pdt Mis Ev Daniel Pardede,MH

Belajar Mengampuni Seperti Yesus: Makna Lukas 23:34 bagi Kehidupan Orang Percaya.

“Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” (Lukas 23:34)

Ayat ini merupakan salah satu perkataan paling menyentuh yang diucapkan oleh Tuhan Yesus ketika Ia tergantung di kayu salib. Dalam keadaan penuh penderitaan, disiksa, dicaci, dan dihina, Yesus justru memilih untuk mengampuni orang-orang yang menyiksa-Nya.

Peristiwa ini menjadi pelajaran rohani yang sangat penting bagi setiap orang percaya tentang arti pengampunan sejati.

Yesus Mengalami Penderitaan yang Tidak Layak Diterima

Sebelum disalibkan, Yesus Kristus mengalami rangkaian penderitaan yang berat.

Ia ditangkap di Taman Getsemani, ditahan semalaman, diadili dengan tuduhan yang tidak benar, dihina, dicambuk, diludahi, dan dipaksa memikul salib-Nya sendiri sepanjang jalan penderitaan Via Dolorosa menuju Bukit Golgota.

Secara manusia, penderitaan itu sudah sangat berat. Namun yang lebih luar biasa adalah sikap hati Yesus ketika menghadapi semua itu.

Alih-alih membalas atau mengutuk, Yesus justru berkata:

“Ya Bapa, ampunilah mereka.”

Perkataan ini menunjukkan bahwa kasih dan pengampunan adalah inti dari ajaran Kristus.

Mengampuni: Hal yang Paling Sulit bagi Manusia

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang merasa sangat sulit untuk mengampuni orang yang telah menyakiti atau berbuat salah kepada mereka.

Bahkan dalam hubungan keluarga, persahabatan, lingkungan kerja, maupun dalam kehidupan gereja, konflik sering terjadi dan meninggalkan luka batin yang mendalam.

Tidak sedikit orang yang menyimpan kepahitan, kemarahan, dan dendam bertahun-tahun.

Padahal Alkitab dengan jelas mengingatkan bahwa orang yang tidak mau mengampuni sesamanya juga tidak akan menerima pengampunan dari Tuhan.

Yesus sendiri berkata dalam:

Matius 6:14-15

“Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

Demikian juga dalam Markus 11:25, Yesus menegaskan bahwa setiap orang yang berdoa harus terlebih dahulu mengampuni orang lain.

Pengampunan Membebaskan Hati dan Jiwa

Mengampuni bukan berarti membenarkan kesalahan orang lain.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.