MENU
Berjalan Bersama Tuhan Yesus sebagai Skala Prioritas: Kunci Hidup Kris...
WA FB
Religi

Berjalan Bersama Tuhan Yesus sebagai Skala Prioritas: Kunci Hidup Kristen di Tengah Dunia yang Tidak Pasti

G Editor : Gunawan Purba | 13 Jan 2026 | 06:20 WIB
Berjalan Bersama Tuhan Yesus sebagai Skala Prioritas: Kunci Hidup Kristen di Tengah Dunia yang Tidak Pasti
Pdt Manser Sagalah MTh

Oleh : Pdt Manser Sagala, M.Th

BERJALAN BERSAMA DENGAN TUHAN YESUS, JADIKAN MENJADI SKALA PRIORITAS

Berjalan bersama Yesus bukan sekadar aktivitas spiritual di waktu senggang, melainkan sebuah gaya hidup yang menempatkan Dia sebagai pusat dari segala keputusan. Dalam skala prioritas, hal ini berarti memberikan tempat pertama dan utama bagi Tuhan.

​Berikut adalah penjelasan  mengenai skala prioritas dalam berjalan bersama Yesus berdasarkan Firman Tuhan:

1. Menempatkan Kerajaan Allah di Atas Segalanya

​Prioritas tertinggi seorang pengikut Kristus adalah mencari kehendak Allah sebelum memikirkan kebutuhan pribadi atau kekhawatiran duniawi.

​Firman Tuhan: "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." (Matius 6:33)

​Makna: Ketika kita mendahulukan hubungan dengan Yesus dan melakukan kehendak-Nya, Tuhan berjanji akan memelihara aspek lain dalam hidup kita (karir, keuangan, kesehatan).

​2. Mengasihi Tuhan dengan Segenap Keberadaan

​Skala prioritas dalam hati kita harus dimulai dengan kasih yang radikal kepada Tuhan, melebihi kasih kita kepada makhluk atau benda apa pun.

​Firman Tuhan: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama." (Matius 22:37-38)

​Makna: Yesus tidak ingin menjadi nomor dua. Dia ingin menjadi penguasa atas emosi, keinginan, dan logika kita.

3. Mendengarkan Firman di Tengah Kesibukan

​Seringkali kita terjebak dalam "pelayanan" atau kesibukan sampai lupa duduk diam di kaki Yesus. Skala prioritas yang benar adalah persekutuan (relasi) mendahului pelayanan (aktivitas).

​Firman Tuhan: Kisah Maria dan Marta dalam Lukas 10:41-42: "Tetapi Tuhan menjawabnya: 'Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya'.

​Makna: Mendengarkan suara Yesus melalui doa dan Alkitab adalah "bagian terbaik" yang harus diutamakan setiap hari.

4. Penyangkalan Diri dan Ketaatan

​Berjalan bersama Yesus berarti menaruh kehendak pribadi di bawah kehendak-Nya. Skala prioritas kita beralih dari "apa yang aku mau" menjadi "apa yang Tuhan mau".

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.