MENU
Berjam-Jam Terparkir di Tigaras, Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Dal...
WA FB
Simalungun

Berjam-Jam Terparkir di Tigaras, Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Dalam Kabin

B Editor : Brian Nicholson | 26 Mar 2026 | 15:22 WIB
Berjam-Jam Terparkir di Tigaras, Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Dalam Kabin
Seorang sopir truk ditemukan meninggal dunia di dalam kabin kendaraan yang terparkir di kawasan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Rabu (25/3/2026) malam. (Photo: Ist)

Simalungun, Sinata.id – Warga Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, FT (31), ditemukan meninggal dunia di dalam mobil truk BK 8685 TS yang terparkir di pinggir Jalan Tigaras Kampung Pinus, Dusun Batu Marandor, Nagori Tigaras, pada Rabu (25/3/2026) malam.

FT yang sehari-hari bekerja sebagai sopir, diketahui terakhir berada di dalam kendaraan tersebut sejak siang hari. Berdasarkan keterangan saksi, mobil truk tersebut berhenti dalam kondisi mesin mati namun lampu hazard tetap menyala sekitar pukul 14.00 WIB.

Kondisi tersebut awalnya tidak menimbulkan kecurigaan. Namun, hingga sore hari kendaraan masih berada di lokasi yang sama tanpa aktivitas, hingga akhirnya pada pukul 19.30 WIB, Pangulu Nagori Tigaras menerima informasi adanya seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tertidur di kursi depan truk tersebut.

Mendapatkan informasi itu, Kapolsek Dolok Pardamean AKP Restuadi bersama anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Setelah memastikan kondisi korban, petugas kemudian menghubungi pihak keluarga.

Selanjutnya, korban dibawa oleh petugas Puskesmas Dolok Pardamean ke fasilitas kesehatan untuk keperluan pemeriksaan Visum et Repertum (Ver).

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga pun menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak menaruh kecurigaan atas kematian korban, yang kemudian dituangkan dalam surat pernyataan.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka di Dusun Panglong, Nagori Parik Sabungan.

Diketahui, sehari sebelumnya pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, FT membawa truk bermuatan pakan ikan dari Medan dan tiba di Dusun Panglong. Kemudian pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 06.00 WIB, korban berangkat menuju PT Toba Suri Mie di Tamburea, Kecamatan Pamatang Sidamanik, untuk membongkar muatan.

Penyebab kematian korban diduga akibat derita angin duduk. Dugaan ini diperkuat dengan keterangan keluarga yang menyebut korban sebelumnya sering mengeluhkan sakit perut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengemudi untuk memperhatikan kondisi kesehatan, terutama saat melakukan perjalanan jauh dan bekerja dalam waktu yang panjang. (SN14)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.