Adapun lima strategi tersebut meliputi:
Pemetaan wilayah rawan kekeringan dan penguatan sistem peringatan dini
Optimalisasi pengelolaan air melalui irigasi, embung, dan pompanisasi
Percepatan masa tanam di wilayah yang masih memiliki sumber air
Optimalisasi lahan pertanian, termasuk lahan rawa dan cetak sawah
Penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, dan pemangku kepentingan
Selain itu, pemerintah daerah diminta segera mengajukan kebutuhan pompa air dan irigasi agar penyesuaian anggaran dapat dilakukan lebih cepat.
BMKG mengimbau masyarakat dan pemangku kebijakan untuk meningkatkan kewaspadaan serta terus memantau informasi resmi terkait perkembangan iklim.
Langkah antisipasi sejak dini dinilai penting untuk meminimalkan dampak kekeringan, terutama di sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.