MENU
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Indonesia Dikepung Hu...
WA FB
Nasional

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Indonesia Dikepung Hujan Lebat dan Badai Lokal

R Editor : Redaksi Sinata | 11 Nov 2025 | 19:46 WIB
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Indonesia Dikepung Hujan Lebat dan Badai Lokal
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia sepekan ke depan akibat pengaruh Siklon Tropis FUNG-WONG, MJO, dan gelombang atmosfer global. (Ilustrasi | Ist)

Sistem ini memperkuat potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang pesisir barat Sumatera, wilayah selatan Sumatera, serta Jawa bagian barat.

Sementara itu, massa udara dingin dari daratan Asia mulai merambah ke wilayah Indonesia bagian selatan.

Hasilnya, suhu udara terasa lebih lembap, angin berhembus kuat, dan peluang hujan sedang hingga lebat meningkat di Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.

Dampak Anomali Laut

BMKG turut mencatat nilai Dipole Mode Index (DMI) yang saat ini berada di angka -1,94.

Artinya, suhu muka laut di Samudra Hindia bagian timur lebih hangat dari biasanya.

Kondisi ini memperbesar pasokan uap air dari laut ke atmosfer Indonesia bagian barat. Akibatnya, wilayah seperti Sumatera dan Jawa kian rawan diguyur hujan deras.

Tak berhenti di situ, fenomena La Niña lemah yang masih bertahan di Samudra Pasifik juga ikut memperkaya cadangan uap air menuju kawasan tengah dan timur Indonesia.

Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat langit nusantara benar-benar “penuh tenaga”.

Daerah Berisiko Cuaca Ekstrem

BMKG memperkirakan sepekan ke depan, cuaca ekstrem berpotensi melanda wilayah berikut:

  • Sumatera bagian barat dan selatan

  • Jawa bagian barat hingga timur

  • Bali

  • Nusa Tenggara Barat

  • Nusa Tenggara Timur

  • Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur

  • Sulawesi Utara

  • Maluku Utara

  • Papua bagian barat daya

Selain itu, gelombang laut tinggi diperkirakan terjadi di Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, Maluku Utara, hingga Samudra Pasifik utara Papua.

Dengan kondisi atmosfer yang dinamis dan tidak stabil, BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan lereng perbukitan, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Potensi hujan ekstrem disertai petir dan angin kencang bisa datang kapan saja, terutama pada sore dan malam hari.

BMKG juga mengingatkan nelayan agar waspada terhadap gelombang tinggi yang dapat mencapai lebih dari 2,5 meter di sejumlah perairan.

“Pantau selalu informasi cuaca terbaru dari kanal resmi BMKG,” tegas lembaga itu dalam keterangan resminya. [a46]


penulis: zainal efendi sumber: bmkg

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.