Ia menyinggung pengalaman tsunami Aceh 2004, di mana keberadaan pohon dan kawasan mangrove membantu meredam tekanan gelombang di sejumlah titik.
“Kita ingat betul pohon-pohon ini bagian dari risiko pengurangan bencana, seperti adanya mangrove dan pohon-pohon yang tegak ketika gempa tsunami,” kata Illiza.
“Ini menjadi hal penting bahwa mitigasi dimulai dengan langkah nyata yang sederhana dan berdampak besar seperti menanam pohon,” sambungnya.
Kegiatan penanaman pohon ini merupakan hasil kolaborasi BNPB dengan Pemerintah Kota Banda Aceh, Bank Danamon, Human Initiative, DMC Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, United Tractor, dan Caritas Germany.
Rangkaian HKB 2026 dijadwalkan berakhir pada Minggu (26/4/2026) dengan simulasi evakuasi mandiri pukul 10.00 WIB yang melibatkan BPBD, pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai lembaga lainnya. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.