Data dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) per September 2025 menunjukkan pertumbuhan signifikan aset keuangan syariah nasional. Total aset mencapai Rp12.698 triliun, naik 26,4% secara tahunan (YoY), jauh melampaui pertumbuhan aset keuangan nasional yang hanya 11,5%. Market share keuangan syariah naik dari 27,3% menjadi 30,9%.
Kontributor terbesar berasal dari pasar modal syariah, dengan total aset Rp11.284 triliun, tumbuh 29% YoY, market share 46,7%, dipicu kenaikan kapitalisasi saham syariah Rp2.617 triliun dan outstanding sukuk negara Rp64 triliun.
Di sektor perbankan syariah, total aset tercatat Rp1.006 triliun, tumbuh 9,4% YoY, dengan market share 7,7%. Dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp794 triliun, sementara pembiayaan syariah Rp676 triliun.
Sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) syariah mencatat total aset Rp407,47 triliun, tumbuh 6,7% YoY, dengan market share 10,8%. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi sekitar 45%. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.