MENU
BRIN Minta Partai Parlemen Waspadai Safari Politik Jokowi Bersama PSI
WA FB
Nasional

BRIN Minta Partai Parlemen Waspadai Safari Politik Jokowi Bersama PSI

J Editor : Jansen Siahaan | 28 May 2026 | 20:50 WIB
BRIN Minta Partai Parlemen Waspadai Safari Politik Jokowi Bersama PSI
Presiden RI ke-7 Joko Widodo saat menghadiri rakernas PSI. (psisulsel)

Sebelumnya, Jokowi mengaku telah sehat dan siap memenuhi berbagai undangan masyarakat di sejumlah daerah.

“Ya, ini kan saya banyak undangan dari daerah-daerah untuk hadir dari masyarakat. Saya sudah sehat dan akan mendatangi undangan-undangan yang ada,” kata Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Senin (24/5/2026).

Ketua DPP PSI, Bestari Barus, mengatakan Jokowi dalam waktu dekat dijadwalkan mengunjungi beberapa daerah, seperti Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat.

Menurut Bestari, kunjungan tersebut dilakukan untuk memenuhi undangan masyarakat sekaligus bertemu pengurus PSI di daerah.

“Insya Allah akan mengunjungi juga struktur PSI di wilayah dan relawan,” ujar Bestari.

PSI Respons Sindiran PDIP

Bestari juga merespons pernyataan politikus PDI Perjuangan (PDIP), Guntur Romli, yang menyebut Jokowi tidak mampu membantu PSI lolos ke parlemen saat masih menjabat presiden.

Menurut Bestari, saat menjadi presiden Jokowi tidak pernah secara terbuka menyatakan dukungan kepada PSI demi menjaga stabilitas politik nasional.

“Memang pada waktu itu Pak Jokowi tidak pernah menyatakan dukungan ke PSI. Beliau sangat negarawan demi menjaga stabilitas politik nasional,” katanya.

Ia menilai efek elektoral atau coattail effect Jokowi pada periode sebelumnya justru lebih banyak mengalir ke PDIP sebagai partai yang menaunginya saat itu.

Namun, Bestari meyakini kondisi saat ini berbeda karena Jokowi mulai menunjukkan dukungan terbuka terhadap PSI.

“Sekarang Pak Jokowi sudah berkali-kali menyampaikan akan membantu PSI. Itu tentu akan berdampak terhadap elektabilitas PSI,” ujarnya.

Sebelumnya, Juru Bicara PDIP Guntur Romli menilai keterlibatan Jokowi di PSI tidak akan memberikan pengaruh besar terhadap peluang partai tersebut lolos ke parlemen.

“Secara logika sederhana saja, waktu Jokowi jadi Presiden tidak mampu meloloskan PSI ke parlemen, apalagi sekarang tidak menjabat apa-apa,” kata Guntur. (A02)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.