MENU
Bupati Batu Bara Pimpin Kenduri Mogang dan Mandi Balimau Sambut Ramadh...
WA FB
Regional

Bupati Batu Bara Pimpin Kenduri Mogang dan Mandi Balimau Sambut Ramadhan 1447 H

J Editor : Jansen Siahaan | 18 Feb 2026 | 10:44 WIB
Bupati Batu Bara Pimpin Kenduri Mogang dan Mandi Balimau Sambut Ramadhan 1447 H
Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian dan Wakil Bupati Syafrizal di acara Kenduri Mogang. (istimewa)

Batu Bara, Sinata.id – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara menggelar tradisi tahunan Kenduri Mogang dan Mandi Balimau 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (17/2/2026) malam.

Acara yang sarat nilai budaya dan keagamaan ini dipimpin langsung oleh Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian penutupan Pesta Tapai 2026.

Tradisi diawali dengan prosesi penyembelihan lima ekor sapi sebagai wujud rasa syukur sekaligus simbol kebersamaan masyarakat dalam menyambut Ramadan. Satu ekor sapi dimanfaatkan untuk makan bersama dalam Kenduri Mogang, sedangkan empat ekor lainnya dibagikan kepada masyarakat.

Pembagian daging tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah serta memperkuat semangat berbagi menjelang bulan penuh berkah.

Selain kenduri, kegiatan turut diisi tausiyah agama yang disampaikan oleh Tuan Guru Batak Syekh Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat keimanan.

“Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menata hati, meningkatkan keikhlasan, serta mempererat persaudaraan,” pesannya di hadapan para undangan.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan Mandi Balimau sebagai simbol penyucian diri sebelum memasuki bulan suci. Kegiatan ini diikuti oleh Bupati Baharuddin Siagian bersama istri, Henny Heridawaty Baharuddin, Wakil Bupati Syafrizal beserta istri, Leli Syafrizal, jajaran Pemkab Batu Bara, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Bupati Baharuddin menegaskan bahwa Kenduri Mogang dan Mandi Balimau bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan warisan budaya yang harus terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda.

Ia berharap tradisi ini dapat memperkuat semangat kebersamaan dan nilai sosial di tengah masyarakat, sekaligus memperkokoh identitas Batu Bara sebagai daerah religius dan berbudaya.

“Semoga tradisi ini menjadi pengingat bahwa menyambut Ramadhan harus dengan hati yang bersih, semangat persatuan, serta kepedulian terhadap sesama. Mari kita jaga budaya dan nilai-nilai luhur demi Batu Bara yang bahagia,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan Kenduri Mogang dan Mandi Balimau 2026, Pemkab Batu Bara kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kearifan lokal, sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat menjelang Ramadhan. (SN10)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.