MENU
Bupati Tapanuli Utara Kunjungi MPP Badung, Pelajari Sistem Pelayanan P...
WA FB
Regional

Bupati Tapanuli Utara Kunjungi MPP Badung, Pelajari Sistem Pelayanan Publik Terintegrasi

J Editor : Jansen Siahaan | 10 Mar 2026 | 17:18 WIB
Bupati Tapanuli Utara Kunjungi MPP Badung, Pelajari Sistem Pelayanan Publik Terintegrasi
Kunjungan kerja Bupati Taput Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat ke Kabupaten Badung. (istimewa)

Badung, Sinata.id — Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Badung, Jawa Barat, Senin (9/3/2026).

Kunjungan ini bertujuan mempelajari pengelolaan Mall Pelayanan Publik (MPP) sekaligus menjajaki kerja sama lintas daerah dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam agenda tersebut, Bupati Taput ersama rombongan pejabat daerah meninjau langsung fasilitas MPP milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Rombongan diterima oleh Asisten Administrasi Umum Pemkab Badung, I Wayan Wijana, yang mewakili Bupati Badung.

Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) turut hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Dinas PMD, DPMPTSP, Dinas Perhubungan, Bappeda, Bapenda, DLHK, serta perwakilan TP Posyandu dan TP PKK.

Dalam sambutannya, JTP Hutabarat menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Taput untuk meningkatkan kualitas layanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Menurutnya, sistem pelayanan publik yang diterapkan oleh Pemkab Badung dapat menjadi referensi penting dalam pengembangan MPP di Taput.

“Kami ingin memastikan pelayanan publik di Taput semakin cepat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Pengalaman Pemkab Badung yang telah mengintegrasikan lebih dari 150 layanan publik menjadi pembelajaran yang sangat berharga,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga mempelajari sejumlah inovasi pelayanan publik yang telah diterapkan oleh Pemkab Badung. Beberapa di antaranya adalah pengelolaan UMKM yang terintegrasi, layanan Posyandu yang terhubung dengan MPP, serta sistem pengaduan masyarakat berbasis daring yang ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu 1x24 jam.

Selain itu, Bupati JTP Hutabarat juga meninjau sejumlah aspek pengelolaan daerah, seperti sistem pengelolaan sampah, penanganan kemacetan di kawasan pariwisata, serta pengelolaan sumber daya air bersih yang dilakukan secara terpadu antara pemerintah daerah dan masyarakat.

JTP Hutabarat menilai bahwa terdapat kesamaan karakter masyarakat antara Kabupaten Badung dan Taput, khususnya dalam hal kekuatan budaya serta potensi sektor pertanian.

Dengan mempelajari sistem pelayanan yang diterapkan di Badung, ia optimistis Taput dapat mengembangkan pelayanan publik yang lebih efisien, modern, dan terintegrasi, termasuk melalui digitalisasi layanan serta integrasi program Posyandu dengan MPP.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.