MENU
Bupati Tapsel Lantik Dua Pejabat Eselon II, Tekankan Pendidikan dan Pe...
WA FB
Regional

Bupati Tapsel Lantik Dua Pejabat Eselon II, Tekankan Pendidikan dan Pengawasan

J Editor : Jansen Siahaan | 28 Apr 2026 | 13:15 WIB
Bupati Tapsel Lantik Dua Pejabat Eselon II, Tekankan Pendidikan dan Pengawasan
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, menandatangani berita acara pelantikan Inspektur Daerah dan Kepala Dinas Pendidikan. (diskominfotapsel)

Tapanuli Selatan, Sinata.id — Bupati Gus Irawan Pasaribu, melantik dua pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa (28/4/2026).

Pelantikan tersebut dilakukan sebagai langkah memperkuat sektor pendidikan serta pengawasan internal pemerintahan daerah.

 

Dua pejabat yang dilantik di lobi Kantor Bupati Tapsel itu adalah Hamdy Saleh Pulungan sebagai Inspektur Daerah dan Efrida Yanti Pakpahan sebagai Kepala Dinas Pendidikan.

Sebelumnya, Hamdy menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, sementara Efrida memimpin Dinas Ketahanan Pangan.

Gus Irawan menjelaskan, pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi hasil uji kompetensi pejabat tinggi pratama, sekaligus bagian dari penguatan birokrasi untuk mendukung visi Tapanuli Selatan menuju daerah yang maju dan berkarakter.

“Berbagai upaya terus dilakukan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul. Pendidikan menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi masa depan Tapsel,” ujarnya.

Kepada Kepala Dinas Pendidikan yang baru, ia menekankan pentingnya pemerataan mutu pendidikan hingga ke wilayah pelosok, percepatan digitalisasi sekolah, serta peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, baik secara tatap muka maupun daring.

Ia juga meminta optimalisasi program strategis seperti Sekolah Rakyat dan pengembangan sekolah terintegrasi sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan.

Sementara itu, kepada Inspektur Daerah, Gus Irawan menegaskan pentingnya peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Menurutnya, Inspektorat harus aktif dalam melakukan audit, evaluasi program, pencegahan penyimpangan, penguatan sistem pengendalian internal pemerintah, hingga pengawasan pengadaan barang dan jasa.

“Inspektorat harus menjadi mitra strategis bagi seluruh organisasi perangkat daerah untuk memastikan pelaksanaan program dan anggaran berjalan efektif, akuntabel, serta terhindar dari kesalahan administratif maupun penyimpangan,” tegasnya.

Gus Irawan juga menekankan bahwa sektor pendidikan merupakan prioritas utama pembangunan daerah. Ia menyebut alokasi anggaran pendidikan di Kabupaten Tapsel telah melampaui batas mandatory spending nasional sebesar 20 persen dari APBD.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan serta penguatan sistem pengawasan birokrasi.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.