Sementara itu, Kepala SPPG Sitinjak Akbar Darmansyah memastikan dapur MBG dijalankan dengan standar operasional ketat, mulai dari sterilisasi dapur, penggunaan bahan baku segar dari petani lokal, hingga distribusi makanan higienis ke sekolah penerima manfaat.
Dengan skema itu, MBG Sitinjak diharapkan bukan hanya menjadi program makan bergizi, tetapi juga pusat perputaran ekonomi baru yang menghidupkan desa-desa di Tapanuli Selatan. (SN18)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.