Taput, Sinata.id - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menegaskan pentingnya disiplin kerja, kesiapsiagaan aparatur, serta kemampuan beradaptasi terhadap pola kepemimpinan dalam apel pagi gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Senin (9/2/2026).
Apel tersebut dihadiri Wakil Bupati Taput Deni Parlindungan Lumbantoruan, Sekretaris Daerah Henry M.M. Sitompul, serta seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN).
Dalam arahannya, Bupati Jonius menyampaikan bahwa pelayanan publik dan penanganan persoalan daerah membutuhkan respons yang cepat, termasuk kesiapan aparatur untuk bekerja di luar hari kerja pada kondisi tertentu. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan internal, kehadiran, serta soliditas pimpinan dan perangkat daerah dalam mendukung kinerja pemerintahan.
Memasuki Tahun Anggaran 2026, Jonius meminta seluruh perangkat daerah segera menyesuaikan perencanaan dan mempercepat pergeseran anggaran seiring kebijakan pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD) bagi daerah terdampak bencana. Pergeseran anggaran tersebut diminta diprioritaskan untuk penanganan bencana serta program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Waktu kita sangat terbatas. Saya harapkan seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) segera menyesuaikan perencanaan dan memastikan setiap kegiatan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, dengan prioritas pada penanganan bencana,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya validitas data dalam penanganan pascabencana, khususnya terkait pembangunan hunian sementara dan hunian tetap, serta penyusunan rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi. Seluruh perangkat daerah diminta bekerja secara serius dan terkoordinasi agar program dapat berjalan tepat sasaran.
Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia, Jonius menegaskan komitmen Pemkab Taput dalam pengelolaan sampah melalui program SAITAPAIAS, penguatan budaya gotong royong, serta optimalisasi peran camat dan lurah dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia juga meminta seluruh OPD untuk memperkuat koordinasi, memastikan kesiapan program strategis, serta melakukan pendokumentasian kegiatan secara baik sebagai bagian dari penguatan bank data daerah. (ramses)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.