Nias Selatan, Sinata.id – Bursa calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Nias Selatan masa bakti 2026–2031 mulai mengerucut. Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar, empat nama ditetapkan dalam pemetaan calon sementara, salah satunya Suaizisiwa Duha.
Keputusan tersebut dituangkan dalam Berita Acara Tim Penataan Struktur DPC PKB Provinsi Sumatera Utara yang bekerja berdasarkan mandat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB serta Surat Keputusan DPW PKB Sumatera Utara. Sidang Muscab yang membahas agenda tersebut dipimpin oleh perwakilan DPW PKB Sumut, Munirudin Ritonga, di Walo Green Hall, Kecamatan Teluk Dalam, Kamis (16/4/2026).
Selain Suaizisiwa Duha, tiga nama lain yang masuk dalam pemetaan adalah Devianus Gaurifa, Letiaro Halawa, serta Tohuzisokhi Buulolo.
Munirudin Ritonga menjelaskan bahwa penetapan empat nama tersebut merupakan bagian dari tahapan organisasi sebelum penentuan ketua definitif. Selanjutnya, para kandidat akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang dijadwalkan berlangsung di Medan.
“Empat nama ini akan mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan sesuai petunjuk DPP. Setelah itu, hasilnya akan dibahas lebih lanjut di tingkat pusat,” ujar Munirudin.
Ia menambahkan, hasil uji kelayakan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan Dewan Pimpinan Pusat PKB dalam menetapkan satu nama sebagai Ketua DPC PKB Nias Selatan. Penetapan tersebut direncanakan diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir PKB pada 23 Juli 2026 di Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Munirudin juga menyinggung evaluasi terhadap kinerja kepengurusan periode sebelumnya yang dinilai berada pada kategori standar, dengan sejumlah capaian yang perlu dilanjutkan serta aspek yang masih perlu ditingkatkan.
Menanggapi hal tersebut, Suaizisiwa Duha menyatakan bahwa kepemimpinannya efektif berjalan sejak 2023, sehingga berbagai capaian yang diraih merupakan hasil kerja dalam waktu yang relatif singkat.
“Kami menyadari bahwa dalam setiap kepemimpinan tentu ada kelebihan dan kekurangan. Namun, capaian yang ada menjadi dasar untuk melakukan perbaikan ke depan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, salah satu indikator kemajuan yang dicapai adalah peningkatan signifikan perolehan suara PKB pada Pemilu 2024 dibandingkan Pemilu 2019. Perolehan suara partai, kata dia, meningkat hampir dua kali lipat, dari sekitar 6.000 suara menjadi lebih dari 11.000 suara.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.