Namun perang yang berkepanjangan di Ukraina menguras sumber daya Rusia. Kepala strategi geopolitik BCA Research, Matt Gerken, menilai kemampuan Moskow memproyeksikan kekuatan di luar wilayahnya kini jauh berkurang.
“Militer yang kewalahan dan tekanan sanksi Barat membuat pengaruh Rusia di Timur Tengah semakin terbatas,” katanya.
Di sisi lain, dinamika harga minyak justru memberi keuntungan tersendiri bagi Kremlin. Lonjakan harga minyak lebih dari 8 persen akibat kekhawatiran gangguan pasokan global dinilai menguntungkan Rusia sebagai eksportir energi utama.
Presiden Transversal Consulting, Ellen Wald, bahkan menyebut situasi ini bisa menjadi “angin segar” bagi Presiden Rusia Vladimir Putin. “Apa pun yang mendorong harga minyak naik akan menguntungkan dia,” ujarnya.
Tak heran jika Moskow memilih pendekatan “wait and see”—menunggu perkembangan tanpa terlibat langsung.
Apakah Iran Benar-Benar Sendiri?
Sejumlah analis menilai krisis ini membuka fakta pahit: kemitraan strategis tidak selalu berarti aliansi militer. Baik China maupun Rusia memiliki hubungan dekat dengan Iran, tetapi keduanya tetap memprioritaskan kepentingan nasional masing-masing.
Profesor Stanford sekaligus mantan duta besar AS untuk Rusia, Michael McFaul, mengingatkan bahwa serangan udara saja belum tentu mampu menjatuhkan rezim. “Secara historis, pemboman jarang berujung pada perubahan rezim,” ujarnya.
Ia menilai kampanye militer saat ini belum tentu cukup untuk mengguncang fondasi kekuasaan di Teheran.
Kini pertanyaan besar menggantung: apakah Iran akan bertahan menghadapi tekanan militer dan diplomatik tanpa dukungan nyata dari dua mitra terbesarnya? Atau justru krisis ini akan mengubah peta aliansi global?
Yang pasti, dunia tengah menyaksikan babak baru persaingan geopolitik—di mana kecaman keras belum tentu berujung pada aksi nyata. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.