Tanjungbalai, Sinata.id - Wakil Wali Kota Tanjungbalai yang juga Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Fadly Abdina lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG/dapur MBG) di kawasan Kapias Pulau Buaya dan Es Dengki, Kamis (12/3/2026).
Sidak dilakukan untuk memastikan program MBG benar-benar berjalan sesuai standar kebersihan dan kebutuhan gizi bagi para siswa.
Pada sidak tersebut, Fadly menemukan sejumlah hal yang perlu segera dibenahi, terutama terkait penataan dapur dan kualitas menu makanan yang disajikan.
Ia menekankan agar seluruh peralatan memasak tidak lagi diletakkan menempel di dinding.
Menurutnya, peralatan dapur harus disimpan pada rak khusus agar lebih higienis serta memudahkan pengelolaan dapur.
Selain itu, ia juga menyoroti lokasi pencucian ompreng atau wadah makan yang dinilai perlu dipisahkan dari area instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Pemisahan tersebut penting untuk mencegah potensi kontaminasi yang dapat memengaruhi kebersihan makanan.
“Kebersihan dapur harus menjadi prioritas. Pengelola perlu memanfaatkan waktu yang ada untuk membenahi fasilitas dapur agar lebih tertata dan memenuhi standar sanitasi,” tegas Fadly saat melakukan evaluasi di lokasi.
Meski demikian, ia mengapresiasi pengelolaan limbah dapur yang dinilai sudah cukup baik. Limbah dapur diketahui disedot secara rutin setiap akhir pekan guna menjaga kebersihan lingkungan serta kelancaran sistem pembuangan.
Namun perhatian utama dalam sidak tersebut tertuju pada komposisi gizi menu yang disiapkan bagi siswa. Dari hasil evaluasi, Fadly menilai kebutuhan karbohidrat dalam makanan sudah terpenuhi, tetapi kandungan protein masih perlu ditingkatkan.
Menurutnya, protein memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak-anak, sehingga harus menjadi bagian utama dalam setiap menu yang disajikan. Untuk itu, ia menyarankan agar pengelola dapur menambahkan sumber protein seperti telur rebus serta melengkapi menu dengan buah-buahan segar guna memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi para siswa.
Selain pembenahan menu, Fadly juga mendorong pengelola dapur untuk lebih transparan kepada masyarakat dengan mempublikasikan biaya per porsi makanan serta informasi kandungan gizi melalui media sosial.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.