Perjalanannya di Old Trafford tidak selalu mulus, bahkan sempat di ujung tanduk.
Tapi ia pergi dengan kepala tegak, Champions League di saku musim depan, dan nyanyian dari tribun yang tidak akan berhenti bahkan setelah peluit terakhir berbunyi.
"Hal terpenting tentang klub ini adalah para penggemarnya. Banyak kali kami kalah, tapi di pertandingan berikutnya mereka mendukung lebih keras. Saya belum pernah merasakan itu sepanjang karier saya."
Minggu ini, Old Trafford mengucapkan selamat tinggal kepada seorang legenda yang hampir tidak pernah mendapat kesempatan menjadi legenda. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.