MENU
Di Masa Transisi Darurat Pascabencana, Bupati Tapteng Minta ASN Layani...
WA FB
Regional

Di Masa Transisi Darurat Pascabencana, Bupati Tapteng Minta ASN Layani Masyarakat

G Editor : Gunawan Purba | 04 Apr 2026 | 22:28 WIB
Di Masa Transisi Darurat Pascabencana, Bupati Tapteng Minta ASN Layani Masyarakat
Bupati Tapteng saat memimpin rapat koordinasi

Tapanuli Tengah, Sinata.id - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, gelar rapat koordinasi masa transisi darurat ke pemulihan Pascabencana, pada Sabtu (4/4/26) bertempat di Ruang Rapat Cendrawasih Kantor Bupati Tapteng.

“Bertujuan untuk memastikan pemulihan kehidupan masyarakat berjalan cepat, terpadu, khususnya terkait penerima Jaminan Hidup (Jadup) dan Dana Tunggu Hunian (DTH)," kata Bupati Tapteng.

Bupati Tapteng mengutarakan, rapat koordinasi masa transisi darurat ke pemulihan dengan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

"Kita harus melakukan perencanaan yang baik. Terkait dengan Hunian Sementara (Huntara) atau Hunian Tetap (Huntap) agar segera kita selesaikan," katanya.

Sambung Masinton, Infrastruktur dasar jalan dan jembatan, air bersih, dan sanitasi bisa cepat berfungsi, serta data masyarakat penerima  Jaminan Hidup (Jadup) dan Dana Tunggu Hunian (DTH) agar segera selesai.

"Kita bekerja demi kemanusiaan. Kita bekerja bersama-sama, semua OPD juga harus punya ide, jangan bekerja monoton saja, bagaimana membangkitkan sektor pertanian, UMKM, dan sektor lainnya agar dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di masa transisi bencana ke pemulihan," tegas Masinton.

Masyarakat sangat berharap pada Pemerintah dalam penanggulangan bencana, sehingga, tutur Masinton, pemerintah harus bersikap responsif dan berorientasi pada hasil.

"Intinya adalah beralih dari budaya kerja formalitas (menunggu instruksi) ke budaya kerja yang inisiatif dan antisipatif," pungkasnya. (SN16)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.