MENU
Setiap Hari Menantang Arus Sungai, Siswa di Nias Harapkan Jembatan
WA FB
Regional

Setiap Hari Menantang Arus Sungai, Siswa di Nias Harapkan Jembatan

G Editor : Gunawan Purba | 11 Jun 2026 | 18:13 WIB
Setiap Hari Menantang Arus Sungai, Siswa di Nias Harapkan Jembatan
Setiap Hari Siswa Menantang Arus Sungai Ya'a

Nias, Sinata.id - Arus Sungai Ya'a bukan sekadar pemandangan sehari-hari bagi warga Desa Lasara Siwalubanua, Kecamatan Ma'u, Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Bagi puluhan pelajar di desa tersebut, sungai itu menjadi jalur yang harus mereka lewati setiap hari demi menuntut ilmu.

Tanpa jembatan yang memadai, para siswa tingkat SMP dan SMK terpaksa menyeberangi sungai sebagai akses alternatif menuju sekolah. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan ketika hujan turun dan debit air meningkat.

Kepala Desa Lasara Siwalubanua, Yanuari Waruwu, mengatakan keberadaan jembatan di Sungai Ya'a sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.

Menurutnya, jalur tersebut setiap hari digunakan oleh siswa SMP Negeri 1 Ma'u, SMK Negeri 1 Ma'u, serta warga yang beraktivitas di sekitar desa.

"Kami sangat membutuhkan pembangunan jembatan di Sungai Ya'a ini. Selain dilalui anak-anak sekolah setiap hari, masyarakat juga memanfaatkannya sebagai akses penghubung," ujar Yanuari saat ditemui di kantornya, Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut, arus sungai menjadi sangat kuat dan berpotensi membahayakan keselamatan para pelintas, terutama anak-anak sekolah.

Karena itu, Yanuari berharap aspirasi masyarakat dapat menjadi perhatian pemerintah pusat. Ia berharap program pembangunan yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, termasuk melalui keterlibatan TNI, dapat membantu mewujudkan pembangunan jembatan di wilayahnya.

Harapan serupa juga disampaikan sejumlah orang tua siswa. Mereka mengaku selalu dihantui rasa cemas ketika anak-anak mereka harus menyeberangi sungai, terutama saat cuaca buruk.

"Kami sangat berharap ada pembangunan jembatan di sungai ini. Setiap hari anak-anak kami melewatinya untuk berangkat dan pulang sekolah. Kalau hujan deras, kami selalu khawatir akan keselamatan mereka," ujar salah seorang warga.

Di tepi Sungai Ya'a, para siswa pun menyampaikan harapan yang sama. Mereka berharap suara mereka dapat sampai kepada pemerintah sehingga akses yang lebih aman menuju sekolah dapat segera terwujud.

"Kami berharap aspirasi kami didengar oleh Bapak Presiden agar ada jembatan yang bisa memudahkan dan menjaga keselamatan kami saat berangkat sekolah," ungkap salah seorang siswa. (Yudikat)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.