Tapanuli Selatan, Sinata.id – Di tengah dampak bencana alam yang melanda 14 kecamatan pada akhir 2025, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) justru menunjukkan ketahanan yang kuat dengan mencatat berbagai capaian positif di tingkat nasional.
Hal tersebut disampaikan Bupati Gus Irawan Pasaribu, dalam Rapat Paripurna DPRD saat memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD Tapsel, Selasa (28/4/2026).
Alih-alih menjadikan bencana sebagai penghambat, pemerintah daerah menjadikannya momentum untuk memperkuat pelayanan publik serta mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Walaupun menghadapi berbagai kendala akibat bencana, program pembangunan tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat terus dilaksanakan,” ujar Gus Irawan.
Bencana yang melanda belasan kecamatan sempat memberi tekanan besar terhadap pembangunan. Namun, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat dinilai mampu menjaga stabilitas daerah.
Indikator Ekonomi Meningkat
Sejumlah indikator makro menunjukkan perbaikan signifikan. Angka kemiskinan turun dari 6,92 persen pada 2024 menjadi 6,16 persen pada 2025.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 75,18 menjadi 75,78. Sementara itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita naik dari Rp67,23 juta menjadi Rp73,79 juta.
Ketimpangan pendapatan juga menurun dengan gini ratio sebesar 0,179, serta pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 4,39 persen.
Menurut Gus Irawan, capaian tersebut membuktikan bahwa pembangunan tetap berjalan meskipun daerah menghadapi krisis.
APBD 2025 difokuskan pada sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, perlindungan sosial, dan ketertiban umum.
Raih Berbagai Penghargaan Nasional
Selain capaian ekonomi, Tapsel juga meraih berbagai penghargaan tingkat nasional. Pemkab Tapsel berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama 11 tahun berturut-turut.
Sejumlah penghargaan lainnya meliputi Indonesia SDGs Action Awards 2025 kategori Pemerintah Daerah Kabupaten Terbaik, APBD Awards, penghargaan PTSL dari ATR/BPN, nominasi TPAKD Award dari OJK, Juara II TPID Wilayah Sumatera, serta SAKIP Award dengan predikat B dari Kementerian PANRB.
Prestasi terbaru diraih pada 25 April 2026, yakni Juara II Nasional dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Percepatan Penurunan Stunting pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, dengan hadiah sebesar Rp2 miliar.
Bagi Gus Irawan, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bukti nyata bahwa roda pemerintahan tetap berjalan optimal di tengah kondisi sulit.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.