MENU
Dirut PLN Minta Maaf atas Pemadaman Listrik Massal di Sumatra
WA FB
Nasional

Dirut PLN Minta Maaf atas Pemadaman Listrik Massal di Sumatra

T Editor : Tigor Munthe | 23 May 2026 | 16:12 WIB
Dirut PLN Minta Maaf atas Pemadaman Listrik Massal di Sumatra
Petugas PLN. (Foto: Ist)

Jakarta, Sinata.id  — Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat di Pulau Sumatra atas insiden pemadaman listrik massal (blackout) yang terjadi sejak Jumat (22/5/2026).

Permohonan maaf tersebut disampaikan Darmawan melalui keterangan resmi pada Sabtu (23/5/2026).

Darmawan menjelaskan, gangguan kelistrikan yang terjadi sejak pukul 18.44 WIB itu terindikasi awal disebabkan cuaca ekstrem yang berdampak luas pada sejumlah provinsi, mulai dari Jambi, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara hingga Aceh.

Cuaca buruk tersebut berdampak langsung terhadap ruas transmisi 275 kV yang menghubungkan Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Provinsi Jambi. Akibatnya, jalur interkoneksi utama tersebut keluar dari sistem kelistrikan Sumatra.

Putusnya jalur transmisi utama kemudian memicu efek domino terhadap sejumlah pembangkit listrik di wilayah sekitar. Hilangnya beban secara mendadak menyebabkan fenomena over supply yang membuat frekuensi dan tegangan sistem melonjak tajam sehingga pembangkit otomatis keluar dari sistem sebagai mekanisme pengamanan.

“Kami atas nama PT PLN Persero ingin menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang berada di Sumatra, terutama di Jambi, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara, dan Aceh karena adanya gangguan di sistem kelistrikan sejak tadi malam,” ujar Darmawan.

Merespons situasi darurat tersebut, manajemen PLN langsung berkoordinasi dan melaporkan kejadian itu kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Berdasarkan arahan kementerian, tim teknis PLN segera melakukan asesmen menyeluruh dan langkah korektif guna memulihkan kerusakan pada gardu induk serta sistem transmisi yang terdampak.

PLN menyebut, dalam waktu sekitar dua jam setelah penanganan awal, seluruh sistem gardu induk dan transmisi yang sempat terganggu berhasil dipulihkan.

Pasokan listrik mulai kembali menyala di sejumlah wilayah terdampak sejak Sabtu (23/5/2026) pukul 03.00 WIB. Sementara itu, proses penormalan di beberapa daerah lainnya masih terus dilakukan secara bertahap. (A08)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.