MENU
Diskon Tiket Pesawat, Kereta, dan Tol hingga 30 Persen Hadir untuk Ram...
WA FB
Nasional

Diskon Tiket Pesawat, Kereta, dan Tol hingga 30 Persen Hadir untuk Ramadan

T Editor : Tumpal Pandapotan | 03 Feb 2026 | 12:56 WIB
Diskon Tiket Pesawat, Kereta, dan Tol hingga 30 Persen Hadir untuk Ramadan
Diskon Tiket Pesawat, Kereta, dan Tol hingga 30 Persen Hadir untuk Ramadan

Jakarta, Sinata.id -  Pemerintah menyiapkan paket stimulus senilai Rp200 miliar untuk sektor transportasi dalam rangka menyambut Ramadan dan Idul Fitri 2026. Program ini bertujuan mendorong mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, alokasi anggaran tersebut digunakan untuk memberikan diskon transportasi domestik melalui skema Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang ditanggung pemerintah (DTP). “Kalau anggarannya relatif, untuk diskon transportasi sekitar Rp200-an miliar,” kata Airlangga di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Diskon berlaku untuk berbagai moda transportasi. Tiket pesawat kelas ekonomi mendapatkan potongan sekitar 16 persen, sementara angkutan kereta api dan laut mendapat pengurangan tarif hingga 30 persen. Bagi pengguna kendaraan pribadi, pemerintah juga memberikan diskon tarif tol hingga 20 persen.

Selain itu, maskapai mendapat dukungan dari Angkasa Pura berupa pemangkasan airport tax hingga 50 persen, ditambah subsidi harga avtur untuk menekan biaya operasional. Menurut Airlangga, kebijakan ini hanya berlaku untuk penerbangan domestik kelas ekonomi.

Pemerintah berharap insentif ini dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, yang pada gilirannya mendorong konsumsi rumah tangga. “Momentum Ramadan dan lebaran harus dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi lebih tinggi, karena kuartal pertama sangat menentukan,” ujarnya.

 

Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah mempercepat pemulihan ekonomi setelah kuartal pertama tahun lalu menunjukkan pertumbuhan relatif lebih rendah. Dengan meningkatnya mobilitas dan konsumsi, target pertumbuhan ekonomi nasional diproyeksikan lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (A58)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.