Namun hasil di lapangan berbeda. Dono hanya meraih 2.519 suara, tertinggal jauh dari Mahrup yang memperoleh 4.385 suara.
Tak disangka, perjalanan politik berubah drastis ketika Mahrup ditetapkan sebagai tersangka korupsi.
Sebagai pemilik suara terbanyak kedua, Dono pun otomatis menjadi calon pengganti sesuai aturan partai dan ketentuan pemilu.
Kini, pria dengan nama yang mencuri perhatian itu resmi duduk di kursi DPRD Lombok Tengah.
Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, memberi selamat kepada Dono Kasino Indro.
Ia berharap anggota baru tersebut mampu mengemban amanah rakyat dengan komitmen penuh.
"Sebagai wakil rakyat, tanggung jawabnya besar. Menyuarakan aspirasi masyarakat dan mengawal pembangunan adalah tugas yang harus dijalankan dengan integritas," ujar Bupati Pathul. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.