Tapanuli Tengah, Sinata.id – Dalam upaya mempercepat dan meningkatkan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Tapteng Masinton Pasaribu yang diwakili Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Tapteng, Dra Nurjalilah, pada Rabu (8/4/2026) di Aula STPK Matauli Pandan.
Aplikasi SRIKANDI sendiri merupakan sistem kearsipan dinamis berbasis digital yang ditetapkan pemerintah melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 679 Tahun 2020 dan dikelola oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Dalam sambutannya, Nurjalilah menegaskan pentingnya penerapan aplikasi tersebut sebagai bagian dari transformasi digital di lingkungan pemerintahan.
"Hari ini kita melaksanakan Bimtek penerapan aplikasi sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi atau yang biasa disingkat dengan sebutan Srikandi. Aplikasi Srikandi Versi 3 ini merupakan bentuk penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik hasil kolaborasi 4 Kementerian diantaranya Kementerian PANRB, ANRI, Kementerian Komdigi, serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai pengamanan aplikasi dan sertifikasi elektronik," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa digitalisasi pelayanan dan tata kelola pemerintahan menjadi salah satu fokus utama kepala daerah di Tapanuli Tengah.
"Kita mengetahui bersama bahwa salah satu fokus Bupati Tapteng dan Wakil Bupati Tapteng adalah penerapan berbasis digital (digitalisasi) pelayanan dan tata kelola pemerintahan yang tujuannya untuk mempercepat transformasi pemerintahan dan meningkatkan pelayanan publik," tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penerapan Aplikasi Srikandi Versi 3 merupakan bagian integral dari SPBE yang bertujuan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.
Selain meningkatkan kualitas layanan, penggunaan aplikasi ini juga diharapkan mampu memangkas biaya dan waktu, serta mendorong proses kerja yang lebih efisien dan efektif.
"Setelah Bimtek Srikandi ini saya minta agar aplikasi ini segera dijalankan serta diimplementasikan oleh setiap OPD dan Kecamatan agar ke depannya dapat menjadi lompatan besar bagi kita Pemkab Tapteng dalam mewujudkan E-Government berbasis teknologi serta tata kelola pemerintahan yang bersih, efisien, efektif, transparan dan akuntabel," katanya.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.