Jakarta, Sinata.id - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman sarankan pemerintah segera membentuk lembaga khusus yang fokus menangani dampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera.
Menurutnya, pembentukan lembaga tersebut penting mengingat luasnya wilayah terdampak serta beragamnya kerusakan akibat banjir bandang yang melanda 52 kabupaten dan kota di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ia menjelaskan, di Sumatera Barat tercatat kerusakan pada berbagai fasilitas publik, antara lain 659 sarana pendidikan, 150 rumah ibadah, tujuh fasilitas kesehatan, 13 jembatan, serta 31 ruas jalan.
Sementara di Sumatera Utara, banjir menyebabkan kerusakan pada 659 fasilitas pendidikan, 22 rumah ibadah, 67 fasilitas kesehatan, empat jembatan, dan 12 ruas jalan.
Berdasarkan data hingga Jumat (2/1/2026), total korban meninggal dunia akibat bencana tersebut mencapai 1.157 orang. Dari jumlah itu, Aceh mencatat korban jiwa terbanyak dengan 530 orang, disusul Sumatera Utara sebanyak 365 orang dan Sumatera Barat 262 orang.
Selain itu, sebanyak 165 orang dilaporkan masih hilang. Sumatera Barat menjadi daerah dengan jumlah korban hilang tertinggi, yakni 72 orang, diikuti Sumatera Utara 60 orang dan Aceh 31 orang.
Adapun jumlah warga yang mengungsi mencapai 380.287 jiwa, dengan mayoritas berada di Aceh sebanyak 356.658 orang. (*)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.