Makassar, Sinata.id - Keluhan masyarakat terkait Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) 2026 di Makassar mendapat perhatian dari DPR RI. Sejumlah warga menilai proses seleksi belum sepenuhnya mencerminkan prinsip integritas, transparansi, dan keadilan.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi X DPR RI, Eva Stevany Rataba, menyampaikan bahwa aspirasi tersebut banyak disampaikan masyarakat dalam agenda reses.
Ia menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang lebih adil dan transparan, serta tidak hanya berfokus pada nilai akademik semata.
Menurutnya, proses seleksi juga perlu mempertimbangkan aspek karakter dan semangat belajar calon mahasiswa. Ia menyebut, sejumlah peserta merasa kecewa karena hasil seleksi dinilai belum mencerminkan usaha yang telah dilakukan.
Selain itu, Eva juga menyoroti penyusunan standar biaya pendidikan tinggi agar disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Ia menegaskan pentingnya skema pembiayaan yang lebih fleksibel agar akses pendidikan tinggi tetap terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendorong perguruan tinggi untuk menjadi institusi yang inklusif serta memberikan kemudahan bagi generasi muda dalam mengakses pendidikan. (A18)
Sumber: Parlementaria
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.